Bola / Bola Dunia
Kamis, 04 Juni 2026 | 11:01 WIB
Respons Virgil van Dijk usai Belanda kalah dari Aljazair. [Instagram @virgilvandijk]
Baca 10 detik
  • Timnas Belanda kalah 0-1 dari Aljazair dalam laga uji coba Piala Dunia 2026 di Rotterdam, Kamis (4/6/2026).
  • Gol tunggal kemenangan Aljazair dicetak oleh Anis Hadj Moussa pada menit ke-86 setelah memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah.
  • Virgil van Dijk menyesalkan kegagalan timnya mengonversi peluang sebelum bertolak ke New York untuk menghadapi Uzbekistan pada Selasa nanti.

Suara.com - Kecewaan mendalam menyelimuti kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk setelah timnya dipaksa menelan kekalahan tipis 0-1 dari Aljazair dalam laga uji coba pemanasan menjelang Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang digelar di Rotterdam pada Kamis (4/6/2026) dini hari WIB tersebut sedianya direncanakan sebagai momentum perpisahan yang manis bersama para pendukung di kandang sendiri.

Namun, hasil minor ini justru menodai atmosfer pelepasan sebelum skuad De Oranje bertolak ke New York untuk merampungkan persiapan akhir.

Menurut bek tengah andalan Liverpool tersebut, kekalahan di hadapan publik sendiri bukanlah skenario yang diharapkan oleh seluruh elemen tim nasional menjelang keberangkatan mereka ke Amerika Serikat.

Laga ini seharusnya menjadi suntikan moral yang positif bagi para pemain dan suporter.

"Ini bukan yang Anda inginkan dalam pertandingan perpisahan Anda," kata Virgil van Dijk kepada stasiun televisi NOS Belanda.

Meskipun harus menerima kenyataan pahit, Van Dijk menilai jalannya pertandingan memperlihatkan dominasi taktis Belanda yang sayangnya gagal dikonversi menjadi gol akibat tumpulnya penyelesaian akhir.

Ia berharap ketajaman lini serang tim asuhan Ronald Koeman bisa segera pulih sebelum fase grup Piala Dunia dimulai.

"Jika dilihat dari jalannya pertandingan, seharusnya kami sudah unggul setidaknya 2-0," jelas Van Dijk.

Baca Juga: Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?

"Semoga ketajaman kami segera kembali dan kami bisa menyelesaikan peluang dengan baik mulai sekarang. Sangat positif bahwa sebagian besar pemain mendapat waktu bermain, tetapi tentu saja kami tidak bermain untuk kalah," sambungnya lagi.

Bentrokan antara armada Belanda menghadapi Aljazair sejatinya berlangsung dengan tensi yang sangat ketat dan berimbang sejak menit awal.

Petaka bagi kubu tuan rumah baru tercipta menjelang akhir babak kedua melalui aksi pemain pengganti Aljazair, Anis Hadj Moussa.

Masuk dari bangku cadangan, Moussa sukses mendaratkan ancaman nyata lewat pergerakan individu di sisi kiri pertahanan Belanda.

Ia berhasil menembus kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras melengkung yang mengarah tepat ke pojok kanan atas gawang Belanda pada menit ke-86.

Gol indah tersebut menjadi satu-satunya pembeda hingga peluit panjang berbunyi, mengunci kemenangan 1-0 bagi Aljazair.

Setelah hasil kurang memuaskan di Rotterdam, Timnas Belanda dijadwalkan akan segera terbang menuju Amerika Serikat untuk melakoni laga uji coba pamungkas.

Virgil van Dijk dan kolega akan menantang kekuatan Timnas Uzbekistan dalam pertandingan persahabatan internasional yang akan digelar di Ichan Stadium, New York, pada Selasa (9/6/2026).

Laga tersebut diproyeksikan menjadi kesempatan terakhir bagi jajaran tim kepelatihan untuk mengevaluasi sekaligus mematangkan kesiapan taktis skuad sebelum bersaing di putaran final Piala Dunia 2026.

Load More