- Timnas Indonesia menunjukkan performa lebih impresif di bawah asuhan John Herdman.
- Patrick Kluivert kini tidak lagi melatih Indonesia dan beralih peran sebagai penasihat timnas Suriname.
- Kluivert mengklaim berkontribusi dalam keberhasilan Curacao lolos ke Piala Dunia 2026.
Suara.com - Timnas Indonesia akan melakoni laga kedua FIFA Matchday pada hari ini, Selasa (9/6) nelawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pada laga pertama FIFA Matchday, Timnas Indonesia meraih hasil maksimal dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman, negara yang secara peringkat FIFA lebih tinggi dibanding tim Merah Putih.
Penampilan Rizky Ridho Cs di laga melawan Oman menuai banyak pujian. Permainan Timnas Indonesia saat menghadapi Oman jauh berbeda dibanding saat dibesut Patrick Kluivert.
Bicara soal Kluivert, apa kabar pelatih asal Belanda itu sekarang?
Saat ini Kluivert disebut-sebut sebagai penasihat timnas Suriname. Kluivert bekerjasama dengan eks Real Madrid, Clarence Seedorf.
Selain itu, Kluivert juga menjabat sebagai duta untuk Cruyff Foundation.
Terbaru, eks striker Barcelona itu mengklaim bahwa dirinya punya peran besar terkait lolosnya Curacao lolos untuk kali pertama ke Piala Dunia 2026.
“Sangat fantastis Curacao bisa lolos dan tampil di Piala Dunia. Saya bersyukur bisa berkontribusi untuk tim ini,” klaim Kluivert seperti dikutip dari All Out Soccer.
Kluivert mengungkapkan bahwa proyek pembangunan tim sudah dimulai sejak 2015, termasuk mencari pemain berdarah Curacao yang tidak terpilih di timnas Belanda.
Baca Juga: Ranking FIFA Jadi Taruhan! Sumardji Minta Timnas Indonesia Hajar Mozambik di GBK
Upaya tersebut perlahan membuahkan hasil hingga akhirnya mereka menembus Piala Dunia 2026.
Di fase grup, Curacao akan menghadapi tantangan berat dengan bertemu Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading.
Meski demikian, Kluivert optimistis tim ini mampu memberikan kejutan.
Kluivert menyoroti kekuatan utama Curacao bukan hanya kualitas individu, melainkan kekompakan tim.
“Semangat kebersamaan mereka luar biasa. Negara besar pun akan bermimpi memiliki chemistry seperti ini,” katanya.
Menurut Kluivert, pemain seperti Leandro Bacuna, Juninho Bacuna, Kenji Gorre, dan Gervane Kastaneer memang menonjol.
Namun, kekuatan sesungguhnya terletak pada rasa persaudaraan yang menjadi fondasi tim.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Jadi Taruhan! Sumardji Minta Timnas Indonesia Hajar Mozambik di GBK
-
Kenapa Posisi Calvin Verdonk dan Kevin Diks Diubah John Herdman?
-
Timnas Indonesia vs Mozambik: John Herdman Waspadai Transisi Cepat The Mambas
-
Skandal Visa Piala Dunia 2026! Ini Alasan Imigrasi AS Tolak Masuk Wasit Terbaik Afrika
-
AS Berulah, Wasit Terbaik FIFA Dilarang Masuk dan Batal Bertugas di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Update Kondisi Neymar Jelang Piala Dunia 2026, Tim Medis Brasil Bawa Kabar Baik
-
Persija Rasa Timnas Indonesia, STY Bidik Marselino, Asnawi, dan Pratama Arhan
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Ranking FIFA Jadi Taruhan! Sumardji Minta Timnas Indonesia Hajar Mozambik di GBK
-
Kenapa Posisi Calvin Verdonk dan Kevin Diks Diubah John Herdman?
-
Dua Kali Kolaps Tak Takut Ketiga Kali, Christian Eriksen Keukeuh Tetap Ingin Main
-
Timnas Indonesia vs Mozambik: John Herdman Waspadai Transisi Cepat The Mambas
-
Skandal Visa Piala Dunia 2026! Ini Alasan Imigrasi AS Tolak Masuk Wasit Terbaik Afrika
-
AS Berulah, Wasit Terbaik FIFA Dilarang Masuk dan Batal Bertugas di Piala Dunia 2026
-
Joey Pelupessy Bidik Sapu Bersih FIFA Matchday, Sebut Mozambik Punya Karakter Berbeda dari Oman