Bola / Bola Dunia
Selasa, 09 Juni 2026 | 10:43 WIB
Wasit asal Somalia, Omar Artan, dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat, meski memiliki visa yang masih berlaku. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Wasit Somalia Omar Artan gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke AS
  • Penolakan dilakukan dengan alasan verifikasi keamanan tanpa penjelasan rinci
  • Kasus ini menambah kontroversi jelang Piala Dunia 2026, di tengah meningkatnya isu geopolitik 

Suara.com - Wasit asal Somalia, Omar Artan, dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat, meski memiliki visa yang masih berlaku.

Keputusan ini sekaligus menggagalkan peluangnya menjadi wasit pertama dari Somalia di ajang sepak bola terbesar dunia.

Artan, yang dinobatkan sebagai wasit terbaik Afrika 2025, dihentikan oleh petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) saat tiba di Bandara Internasional Miami.

Artan kemudian menjalani pemeriksaan tambahan sebelum akhirnya dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk masuk.

“Setelah pemeriksaan, pelancong tersebut dinyatakan tidak dapat diterima karena alasan verifikasi keamanan,” demikian pernyataan resmi CBP.

Piala Dunia 2026 (Instagram.com/fifaworldcup)

Otoritas tidak merinci lebih lanjut alasan penolakan tersebut.

Artan merupakan satu-satunya wasit asal Somalia yang masuk daftar resmi FIFA untuk Piala Dunia.

Artan sebelumnya juga memimpin pertandingan di Piala Afrika 2023 dan mendapat pengakuan luas atas kualitas kepemimpinannya di lapangan.

Laporan menyebutkan bahwa Artan membawa paspor diplomatik serta visa yang valid.

Baca Juga: AS Berulah, Wasit Terbaik FIFA Dilarang Masuk dan Batal Bertugas di Piala Dunia 2026

Namun, pihak berwenang AS menilai dokumen tersebut belum cukup untuk mengizinkannya masuk ke wilayah negara tersebut.

Keputusan ini menuai kritik dari pejabat Somalia.

Penasihat senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia, Ciise Aden Abshir, menyebut langkah tersebut merugikan dunia sepak bola.

“Omar Artan adalah salah satu wasit paling dihormati di Afrika dan layak mendapatkan dukungan penuh. Penolakan ini mencederai prinsip keadilan dan fair play,” ujarnya.

Kasus ini menambah daftar kontroversi terkait kebijakan perjalanan menjelang Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, sejumlah ofisial tim nasional Iran juga dilaporkan mengalami penolakan visa di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan.

Turnamen Piala Dunia sendiri dijadwalkan segera dimulai pekan ini, di tengah sorotan terhadap berbagai isu non-teknis yang berpotensi memengaruhi jalannya kompetisi.

Load More