-
Pelatih John Herdman menargetkan Timnas Indonesia menjaga konsistensi performa pasca-meraih dua kemenangan beruntun.
-
Skuad Garuda sukses menaklukkan Mozambik berkat gol tunggal yang dicetak oleh Ole Romeny.
-
Hasil ini memutus catatan buruk kegagalan meraih kemenangan beruntun yang bertahan sejak 2024.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman diam-diam cetak rekor sama seperti pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong. Kini dia fokus mengunci konsistensi performa anak asuhnya pasca-menyapu bersih dua laga FIFA Match Day bulan ini.
Nakhoda asal Inggris tersebut menegaskan bahwa stabilitas hasil krusial demi mengangkat mentalitas bertanding skuad Garuda ke level yang lebih tinggi.
Langkah strategis ini diambil setelah armada Merah Putih menyudahi perlawanan sengit Mozambik melalui performa yang determinan.
Gol tunggal penentu kemenangan dilesakkan oleh Ole Romeny di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa malam.
"Untuk perkembangan tim, kami selalu berbicara tentang momentum. Dua kemenangan beruntun ini sangat penting," kata Herdman dalam jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Selasa malam.
Hasil positif ini menjadi angin segar mengingat Indonesia sudah sangat lama tidak mencicipi dua kemenangan berturut-turut dalam kalender internasional.
Kendati menang, Herdman menggarisbawahi sejumlah catatan taktis yang wajib segera dibenahi sebelum jeda internasional berikutnya.
Sektor penyelesaian akhir menjadi sorotan tajam karena koordinasi lini depan dinilai masih kurang klinis dalam mengonversi peluang.
Berdasarkan data statistik Lapangbola, penggawa Garuda melepaskan total 15 tembakan namun hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang.
Baca Juga: Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija, Erick Thohir: Makin Banyak Pelatih Bagus di Liga Indonesia
Herdman senang timnya dapat mengatasi gaya permainan Mozambik yang menurutnya "sangat mengandalkan transisi".
Timnas Indonesia sempat beberapa kali terdidik masuk ke dalam ritme permainan cepat dan fisik yang diperagakan oleh kubu lawan.
"Saat menghadapi tim-tim Afrika, pertandingan biasanya berlangsung kacau. Jika Anda ikut terbawa ke dalam kekacauan itu, mereka akan menguasai permainan," kata dia.
Beruntung, kedisiplinan organisasi pertahanan membuat keunggulan tipis satu bola tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.
Arsitek timnas tersebut kini langsung mengalihkan fokus untuk merancang program jangka panjang bagi kemajuan performa pemain.
Pihaknya tidak ingin kepuasan sesaat ini justru mengendurkan motivasi bertanding tim dalam menatap laga-laga krusial mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
Terkini
-
Clean Sheet Lawan Mozambik, Maarten Paes Dipuji Klub Raksasa Eropa
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Australia, Misi Revans Skuad Nova Arianto!
-
Media Vietnam Terkejut Kim Sang-sik Pantau Timnas Indonesia di GBK, Ada Misi Khusus?
-
Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?
-
Kylian Mbappe Melempem Jelang Piala Dunia 2026, Ini Pembelaan Didier Deschamps
-
Amerika Tawarkan Pembuatan Visa Kilat Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Bayar Segini
-
Prediksi John Herdman Terbukti, Mozambik Bikin Timnas Indonesia Kerja Keras di GBK
-
Harapan Pelatih Mozambik: Ingin Reuni dengan Timnas Indonesia di Portugal, Spanyol, dan Maroko
-
Hajar Mozambik, John Herdman Samai Prestasi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub