- Otoritas Amerika Serikat menolak masuk wasit asal Somalia, Omar Artan, di Bandara Internasional Miami pada Sabtu, 6 Juni 2025.
- Penolakan terjadi karena kebijakan ketat imigrasi Amerika Serikat terhadap negara yang masuk dalam daftar larangan perjalanan internasional.
- Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan kekecewaan dan sedang mengupayakan langkah diplomasi agar insiden serupa tidak terulang kembali.
Suara.com - Kebijakan perbatasan Amerika Serikat kembali memicu polemik jelang Piala Dunia 2026 setelah otoritas setempat menolak masuk seorang pengadil lapangan asal Afrika.
Insiden deportasi yang menimpa wasit Somalia, Omar Artan, di Bandar Udara Internasional Miami menjadi pukulan bagi citra inklusivitas turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Merespons kejadian itu, Presiden FIFA Gianni Infantino mengaku sangat kecewa, namun berjanji mencari jalan diplomasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Ketatnya aturan imigrasi Amerika Serikat ternyata tidak memandang status Artan yang saat ini menyandang predikat Wasit Terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025.
Pria yang berpeluang menjadi wasit Somalia pertama di panggung sepak bola global itu terpaksa kembali ke Istanbul, Turki.
Upaya Diplomasi Tingkat Tinggi FIFA
Kegagalan Artan memasuki wilayah Amerika Serikat langsung memicu respons cepat dari FIFA yang tengah mempersiapkan turnamen di Mexico City.
Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal resmi FIFA pada Kamis WIB, Gianni Infantino tidak menutupi rasa simpatinya terhadap sang wasit.
"Sangat disayangkan apa yang terjadi kepada Omar (Artan) wasit dari Somalia."
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Pekan Pertama 12-18 Juni, Brasil Hingga Spayol
Untuk meredam kekhawatiran publik, Presiden FIFA meminta seluruh pihak tetap tenang sembari menegaskan bahwa FIFA tidak akan tinggal diam.
"Sekali lagi, kami tidak bisa mengendalikan segalanya."
"Kami mencoba, kami akan berdiskusi, kami akan berbicara, kita akan lihat hasilnya nanti."
"Kami tengah mengerjakan semuanya."
Ketatnya Imigrasi AS Jadi Sorotan
Insiden penolakan bermula ketika Artan tiba di Amerika Serikat pada Sabtu (6/6) dan langsung menjalani pemeriksaan tambahan oleh petugas imigrasi.
Berita Terkait
-
Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Infantino Ungkap Drama Besar di Balik Layar
-
Gasak Kosta Rika 3-0, Timnas Inggris Makin Mantab Jelang Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Tayang di Mana? Ini Daftar Siaran Resmi Indonesia
-
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Lengkap: Fase Grup hingga Final Waktu WIB
-
Mexico 86: Film Netflix yang Sukses Menggabungkan Antara Fakta dan Fiksi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama
-
Dipecat Real Madrid, Alvaro Arbeloa Menuju Klub Premier League
-
Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Infantino Ungkap Drama Besar di Balik Layar
-
Gasak Kosta Rika 3-0, Timnas Inggris Makin Mantab Jelang Piala Dunia 2026
-
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Lengkap: Fase Grup hingga Final Waktu WIB
-
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Pekan Pertama 12-18 Juni, Brasil Hingga Spayol
-
Timnas Indonesia U-19 vs Australia, Nova Arianto Pertimbangkan Mainkan Mathew Baker