Bola / Bola Indonesia
Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero (kiri) memeluk rekannya Elkan Baggott usai menggagalkan tendangan penalti saat melawan Timnas Oman dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Antara/M Risyal Hidayat)
Baca 10 detik
  • Erick Thohir menjelaskan momen viral saat tidak memeluk Elkan Baggott dan menyebut faktor tinggi badan sebagai alasannya.
  • Ketum PSSI menegaskan tidak ada perlakuan berbeda terhadap pemain Timnas Indonesia, termasuk Elkan Baggott.
  • Erick mengingatkan Timnas Indonesia untuk tidak meremehkan Mozambik meski baru saja meraih kemenangan meyakinkan atas Oman dan memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara setelah videonya viral di media sosial. Hal itu terjadi setelah ia tidak memeluk Elkan Baggott, berbeda dengan penggawa Timnas Indonesia lainnya.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Erick terlihat memeluk satu per satu pemain Timnas Indonesia di hotel sebelum pertandingan.

Namun, saat giliran Elkan Baggott, Erick hanya melakukan toss atau adu kepalan tangan.

Netizen pun ramai mempertanyakan apa yang terjadi antara Ketua Umum PSSI dan bek jangkung tersebut. Menanggapi rasa penasaran publik, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu akhirnya memberikan penjelasan.

"Ketinggian. Gimana memeluk Elkan?" kata Erick dalam keterangannya.

Erick Tegaskan Tak Ada Perlakuan Berbeda

Erick buru-buru menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus maupun berbeda kepada pemain mana pun. Menurutnya, semua pemain mendapatkan perlakuan yang sama.

"Enggak, semua pemain treatment saya sama. Saya enggak membeda-bedakan. Saya senang Elkan bisa kembali," tegasnya.

Kehadiran Erick di lingkungan Timnas Indonesia, menurutnya, bukan sekadar formalitas. Ia rutin menyempatkan diri untuk menyapa, berdiskusi, hingga mendengarkan langsung masukan dari para pemain maupun pelatih.

Baca Juga: Joey Pelupessy Bidik Sapu Bersih FIFA Matchday, Sebut Mozambik Punya Karakter Berbeda dari Oman

"Ya memang biasa kan kalau timnas latihan suka say hi aja, diskusi, kekurangan apa, masukan apa supaya kita bisa support timnasnya," katanya.

"Tadi saya juga ketemu Justin, seperti apa kondisinya. Tadi juga ada Mees. Ketua PSSI kan emang begitu, memang harus support siapapun yang kita bisa support," jelasnya.

Ingatkan Timnas Indonesia Tak Remehkan Mozambik

Meski Timnas Indonesia sedang berada dalam tren positif, termasuk setelah mengalahkan Oman yang memiliki peringkat FIFA jauh di atas Indonesia, Erick mengingatkan skuad asuhan John Herdman untuk tetap membumi.

Pasalnya, masih ada Mozambik yang harus dihadapi Timnas Indonesia dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

"Alhamdulillah di tiga game selalu baik ya. Yang penting lawan Mozambik ya kembali jangan underestimate," ucapnya.

"Kita sudah ngalahin Oman ranking 79, terus Mozambik yang 100, kita ngerasa kita sudah... jangan lah. Kita mesti konsisten cari poin," pungkasnya.

Load More