- Erick Thohir menjelaskan momen viral saat tidak memeluk Elkan Baggott dan menyebut faktor tinggi badan sebagai alasannya.
- Ketum PSSI menegaskan tidak ada perlakuan berbeda terhadap pemain Timnas Indonesia, termasuk Elkan Baggott.
- Erick mengingatkan Timnas Indonesia untuk tidak meremehkan Mozambik meski baru saja meraih kemenangan meyakinkan atas Oman dan memperbaiki posisi di ranking FIFA.
Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara setelah videonya viral di media sosial. Hal itu terjadi setelah ia tidak memeluk Elkan Baggott, berbeda dengan penggawa Timnas Indonesia lainnya.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Erick terlihat memeluk satu per satu pemain Timnas Indonesia di hotel sebelum pertandingan.
Namun, saat giliran Elkan Baggott, Erick hanya melakukan toss atau adu kepalan tangan.
Netizen pun ramai mempertanyakan apa yang terjadi antara Ketua Umum PSSI dan bek jangkung tersebut. Menanggapi rasa penasaran publik, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu akhirnya memberikan penjelasan.
"Ketinggian. Gimana memeluk Elkan?" kata Erick dalam keterangannya.
Erick Tegaskan Tak Ada Perlakuan Berbeda
Erick buru-buru menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus maupun berbeda kepada pemain mana pun. Menurutnya, semua pemain mendapatkan perlakuan yang sama.
"Enggak, semua pemain treatment saya sama. Saya enggak membeda-bedakan. Saya senang Elkan bisa kembali," tegasnya.
Kehadiran Erick di lingkungan Timnas Indonesia, menurutnya, bukan sekadar formalitas. Ia rutin menyempatkan diri untuk menyapa, berdiskusi, hingga mendengarkan langsung masukan dari para pemain maupun pelatih.
Baca Juga: Joey Pelupessy Bidik Sapu Bersih FIFA Matchday, Sebut Mozambik Punya Karakter Berbeda dari Oman
"Ya memang biasa kan kalau timnas latihan suka say hi aja, diskusi, kekurangan apa, masukan apa supaya kita bisa support timnasnya," katanya.
"Tadi saya juga ketemu Justin, seperti apa kondisinya. Tadi juga ada Mees. Ketua PSSI kan emang begitu, memang harus support siapapun yang kita bisa support," jelasnya.
Ingatkan Timnas Indonesia Tak Remehkan Mozambik
Meski Timnas Indonesia sedang berada dalam tren positif, termasuk setelah mengalahkan Oman yang memiliki peringkat FIFA jauh di atas Indonesia, Erick mengingatkan skuad asuhan John Herdman untuk tetap membumi.
Pasalnya, masih ada Mozambik yang harus dihadapi Timnas Indonesia dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
"Alhamdulillah di tiga game selalu baik ya. Yang penting lawan Mozambik ya kembali jangan underestimate," ucapnya.
"Kita sudah ngalahin Oman ranking 79, terus Mozambik yang 100, kita ngerasa kita sudah... jangan lah. Kita mesti konsisten cari poin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Era Herdman Lebih Gacor, Apa Kabar Patrick Kluivert?
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Ranking FIFA Jadi Taruhan! Sumardji Minta Timnas Indonesia Hajar Mozambik di GBK
-
Kenapa Posisi Calvin Verdonk dan Kevin Diks Diubah John Herdman?
-
Timnas Indonesia vs Mozambik: John Herdman Waspadai Transisi Cepat The Mambas
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang