- Tim debutan Cape Verde menahan imbang Spanyol 0-0 melalui strategi pertahanan disiplin pada laga Piala Dunia 2026.
- Keberhasilan menahan Spanyol mematahkan kritik mengenai format baru Piala Dunia 48 tim yang dianggap menurunkan kualitas.
- Kiper Vozinha dan lini belakang Cape Verde mencatatkan sejarah meski Spanyol mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan berlangsung.
Ferran Torres dan Oyarzabal beberapa kali mendapatkan peluang emas, namun eksekusi mereka gagal menembus pertahanan lawan atau meleset dari sasaran.
Hasil imbang ini memperpanjang catatan mandul Spanyol di putaran final Piala Dunia, di mana mereka belum lagi mencetak gol sejak laga melawan Jepang pada edisi 2022.
Magis Kiper Veteran di Bawah Mistar
Selain pertahanan yang solid, sosok kiper senior Vozinha menjadi faktor kunci yang memastikan gawang Cape Verde tetap perawan hingga peluit panjang berbunyi.
Kiper berusia 40 tahun tersebut sukses menggagalkan tujuh tembakan tepat sasaran dari para pemain Spanyol dengan serangkaian penyelamatan akrobatik.
Penampilan gemilang ini membuat Vozinha menjadi kiper tertua ketiga dalam sejarah yang berhasil mencatatkan clean sheet di ajang Piala Dunia.
Hanya legenda Peter Shilton dan Dino Zoff yang memiliki usia lebih tua saat mencatatkan rekor serupa di turnamen sepak bola paling bergengsi ini.
Cape Verde bahkan hampir memenangkan pertandingan pada menit-menit akhir melalui sundulan Diney Borges, namun bola masih bisa diamankan oleh kiper Spanyol, Unai Simon.
Hasil imbang tanpa gol ini mencatatkan sejarah baru sebagai jarak peringkat FIFA terbesar (65 peringkat) bagi tim yang berhasil menghindari kekalahan di Piala Dunia.
Baca Juga: 2026 Tahun Terakhir Melihat Messi dan Ronaldo di Piala Dunia: Akhir dari Sebuah Era?
Cape Verde yang hanya memiliki populasi sekitar setengah juta jiwa merupakan negara terkecil kedua yang pernah lolos ke putaran final setelah Curacao.
Pertandingan ini membuktikan bahwa simulasi komputer yang sebelumnya hanya memberikan peluang imbang sebesar 8,1 persen bagi Cape Verde berhasil dipatahkan di atas lapangan.
Kejutan dari tim debutan ini sekaligus membungkam kritik terhadap format 48 tim Piala Dunia 2026 yang dianggap akan menghasilkan banyak pertandingan tidak seimbang dan membosankan.
Kini Cape Verde mengoleksi satu poin penting yang menjaga asa mereka untuk bersaing di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!