- Komite Disiplin FIFA memutuskan memberikan hukuman larangan bermain sebanyak lima pertandingan kepada Assim Madibo.
- Sanksi tersebut diberikan setelah FIFA meninjau pelanggaran yang berujung cedera serius terhadap pemain Kanada tersebut.
- Madibo maupun Federasi Sepak Bola Qatar masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding atas keputusan yang telah dikeluarkan FIFA tersebut.
Suara.com - Pemain Timnas Qatar, Assim Madibo, resmi dijatuhi sanksi berat oleh FIFA setelah pelanggaran yang dilakukannya menyebabkan gelandang Kanada, Ismael Kone, mengalami patah kaki pada ajang Piala Dunia 2026.
Insiden tersebut menjadi salah satu momen paling disorot sepanjang turnamen karena membuat Kone harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat di pesta sepak bola terbesar dunia itu.
Dikutip dari ESPN, Komite Disiplin FIFA memutuskan memberikan hukuman larangan bermain sebanyak lima pertandingan kepada Assim Madibo.
Sanksi tersebut diberikan setelah FIFA meninjau pelanggaran yang berujung cedera serius terhadap pemain Kanada tersebut.
Meski demikian, Madibo maupun Federasi Sepak Bola Qatar masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding atas keputusan yang telah dikeluarkan FIFA tersebut.
Kone yang saat ini memperkuat klub Italia, Sassuolo, dipastikan tidak dapat melanjutkan perjuangannya bersama Kanada di Piala Dunia 2026 akibat cedera patah kaki yang dideritanya.
Di tengah kontroversi tersebut, Madibo menunjukkan itikad baik dengan menemui langsung Ismael Kone untuk menyampaikan permintaan maaf.
Momen itu terlihat dalam unggahan Instagram resmi Timnas Qatar, di mana kedua pemain tampak berpelukan.
Kunjungan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting Qatar serta perwakilan sepak bola Kanada.
Baca Juga: Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
"Yang Mulia Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Menteri Olahraga dan Pemuda, dan pemain tim nasional kami Assim Madibo, telah mengunjungi pemain tim nasional Kanada Ismael Kone di Kota Vancouver untuk memeriksa kesehatannya."
"Presiden Asosiasi Sepak Bola Kanada juga hadir untuk menerima mereka. Kunjungan ini adalah manifestasi dari semangat olahraga dan hubungan baik, baik di lapangan maupun di luar lapangan, dengan harapan tulus untuk pemain (Kone) pulih dengan cepat dan kembali ke lapangan dengan cepat," tulis keterangan Federasi Sepak Bola Qatar.
Sementara itu, perjalanan Timnas Qatar di Piala Dunia 2026 berakhir dengan hasil mengecewakan. Juara Piala Asia 2019 dan 2023 tersebut gagal melangkah ke fase gugur setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada laga terakhir Grup B yang berlangsung di Seattle, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Qatar harus mengakui keunggulan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 1-3. Hasil itu membuat Qatar finis di dasar klasemen Grup B.
Sepanjang fase grup, Qatar hanya mampu mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan. Mereka mencatat satu hasil imbang dan menelan dua kekalahan, sehingga harus mengakhiri petualangan di Piala Dunia 2026 lebih cepat dari yang diharapkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!