Bola / Bola Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 | 14:50 WIB
Thomas Tuchel membongkar strategi Inggris untuk meredam Lionel Messi jelang semifinal Piala Dunia 2026 kontra Argentina. Simak komentar lengkapnya. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Timnas Inggris akan menghadapi juara bertahan Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Kamis mendatang.
  • Pelatih Thomas Tuchel menuntut perbaikan performa teknis dan disiplin tim setelah tampil kurang maksimal pada pertandingan perempat final sebelumnya.
  • Inggris menyiapkan skenario pertahanan khusus untuk meredam Lionel Messi serta mengantisipasi variasi pola permainan kolektif dari tim Argentina.

Suara.com - Timnas Inggris bersiap menghadapi ujian terberatnya di Piala Dunia 2026 saat menantang juara bertahan Argentina pada babak semifinal. Duel sarat gengsi itu akan berlangsung di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui timnya harus tampil jauh lebih baik dibandingkan laga sebelumnya jika ingin menghentikan langkah Argentina menuju final.

Meski sukses menyingkirkan Norwegia di perempat final, Tuchel menilai performa Harry Kane dan kawan-kawan masih belum mencapai level terbaik.

"Kami melakukan terlalu banyak kesalahan teknis di pertandingan terakhir kami yang menghambat kami untuk menemukan ritme," kata Tuchel seperti dikutip dari Sky Sports.

"Kami terburu-buru dalam mengambil keputusan, kurang sabar atau kurang disiplin, dan itu mengorbankan ritme kami," jelasnya.

Siapkan Strategi Khusus untuk Lionel Messi

Jelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris, perdebatan taktik untuk menghentikan Lionel Messi semakin menarik. [@FabrizioRomano]

Meski demikian, pelatih asal Jerman itu melihat perkembangan positif pada lini pertahanan Inggris sepanjang turnamen. Menurutnya, organisasi bertahan yang solid akan menjadi modal penting saat menghadapi Argentina.

"Kami telah berkembang di turnamen ini dalam hal bertahan dan bertahan sebagai sebuah tim. Ini adalah sesuatu yang kami butuhkan di level tertinggi (kontra Argentina)."

Menghadapi tim yang diperkuat Lionel Messi, Tuchel mengaku sudah menyiapkan sejumlah skenario. Ia bahkan sempat mempertimbangkan strategi pengawalan khusus untuk membatasi ruang gerak sang megabintang.

Baca Juga: Hey Jude, Jude Bellingham, dan Mimpi Football's Coming Home

"Saya sempat memikirkan hal ini, apakah kami akan melakukan pengawalan satu lawan satu gaya lama."

Meski demikian, Tuchel belum memastikan apakah strategi tersebut benar-benar akan diterapkan saat pertandingan nanti.

"Saya tidak yakin apakah kami akan menindaklanjuti ide tersebut, tetapi hal itu sempat terlintas di benak saya."

Menurut Tuchel, Messi tetap menjadi ancaman terbesar Argentina karena memiliki kemampuan membaca permainan lebih cepat dibandingkan pemain lain. Hal itu membuat kapten Albiceleste tersebut selalu mampu menemukan ruang untuk menciptakan peluang.

"Semua orang tahu ruang di mana dia ingin muncul. Jika Anda menganalisis pertandingan, dia melihat berbagai hal dengan lebih cepat. Bola jatuh kepadanya dan dia menemukan celah tersebut."

Inggris Tak Ingin Terpaku pada Messi

Load More