Bola / Bola Dunia
Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:52 WIB
Luis Figo mendesak Gianni Infantino mundur sebagai Presiden FIFA buntut wacana jual saham Piala Dunia kepada swasta yang menuai penolakan. (ANTARA/HO-PSSI)
Baca 10 detik
  • Legenda sepak bola Portugal Luis Figo mendesak Presiden FIFA Gianni Infantino mundur pada hari Kamis karena wacana privatisasi saham Piala Dunia.
  • Figo menuding Infantino melanggar janji dan berupaya memperkaya diri melalui kebijakan komersial kontroversial yang mencoreng kehormatan federasi.
  • Rencana penjualan saham turnamen tersebut juga mendapat penolakan keras dari berbagai konfederasi sepak bola regional seperti UEFA, Concacaf, dan AFC.

Suara.com - Wacana kontroversial terkait privatisasi atau penjualan saham turnamen Piala Dunia kepada pihak swasta memicu kemarahan di ranah sepak bola internasional.

Legenda Timnas Portugal, Luis Figo, bahkan secara terbuka mendesak Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meletakkan jabatannya.

Langkah mantan bintang lapangan hijau itu menjadi puncak kekecewaan terhadap kepemimpinan federasi sepak bola dunia yang dinilai mulai melenceng dari nilai-nilai olahraga.

Desakan tersebut disampaikan Figo melalui pernyataan di akun media sosial X pribadinya pada Kamis.

Tuding Infantino Perkaya Diri

Donald Trump, presiden Amerika Serikat dan Presiden FIFA, Gianni Infantino (suara.com)

"Hari ini, saya bergabung dengan berbagai pihak dalam dunia sepak bola untuk mendesak Gianni Infantino mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIFA," tulis Figo pada akun X-nya, Kamis.

Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid tersebut menuding Infantino telah mencoreng kehormatan jabatan strategis yang diembannya.

Figo menilai pria asal Swiss itu telah melanggar janji awal untuk mengangkat derajat FIFA dan justru melakukan kebohongan serta tipu daya.

Kritik paling tajam Figo menyoroti dugaan bahwa Infantino berupaya memperkaya diri melalui berbagai kebijakan kontroversial.

Baca Juga: Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Ambisi komersial tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi mengorbankan marwah sepak bola yang seharusnya dijaga oleh seorang presiden federasi.

Infantino Disebut Kehilangan Kepercayaan

Krisis kepemimpinan di tubuh organisasi tertinggi sepak bola dunia itu disebut tidak hanya datang dari pihak luar, termasuk para legenda.

Figo menilai Infantino kini telah kehilangan dukungan moral dari staf senior maupun penasihat terdekat di lingkaran dalamnya.

Hilangnya kepercayaan tersebut juga diklaim merambat ke sebagian insan yang selama ini mengabdikan diri untuk kemajuan sepak bola.

Bahkan, penolakan terhadap gaya kepemimpinan Infantino turut digaungkan oleh sosok penerima Penghargaan Perdamaian FIFA.

Load More