-
Persib Bandung menaklukkan Melbourne Victory 2-1 dan mengamankan tiket ke babak 16 besar ACL Two 2026/2027.
-
Tambahan poin dari Persib mendongkrak total koefisien Indonesia di ranking AFC menjadi 32.309 poin.
-
Perolehan poin musiman yang tinggi membuka peluang Indonesia meraih dua slot di kompetisi Asia musim 2028/2029.
Suara.com - Kemenangan Persib Bandung atas Melbourne Victory memberikan dampak positif terhadap posisi Indonesia dalam ranking kompetisi antarklub Asia (AFC).
Meski belum mengalami perubahan peringkat dan masih berada di posisi ke-16 Asia atau kesembilan Zona Timur per Rabu (4/11/2026), Indonesia berhasil menambah koleksi poin setelah Persib meraih kemenangan dramatis di Australia.
Maung Bandung menaklukkan Melbourne Victory dengan skor 2-1 pada matchday keempat Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Melbourne Rectangular Stadium, Rabu (4/11/2026).
Persib sempat tertinggal akibat gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-71. Namun, pasukan Igor Tolic mampu membalikkan keadaan melalui gol Luka Menalo pada menit ke-85 dan Balsa Sekulic pada menit ke-90.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Persib mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menyapu bersih empat pertandingan dengan koleksi 12 poin.
Tambahan hasil positif itu membuat total poin Indonesia dalam ranking AFC meningkat menjadi 32.309 poin.
Indonesia kini semakin menjauh dari kejaran Kamboja yang berada di posisi ke-17 dengan 30.474 poin. Di sisi lain, jarak dengan Singapura yang menempati peringkat ke-15 Asia juga semakin menipis dengan koleksi 37.088 poin.
Menariknya, Singapura bahkan baru saja digeser Vietnam. Liga Vietnam naik ke posisi ke-14 Asia dengan perolehan 37.241 poin.
Performa Indonesia sepanjang musim 2026/2027 juga terbilang menjanjikan. Sejauh ini, Liga Indonesia sudah mengumpulkan 8.500 poin musiman.
Angka tersebut berasal dari kontribusi Persib Bandung di ACL Two dan Borneo FC di AFC Challenge League (ACGL).
Persib menyumbangkan 10.000 poin, sedangkan Borneo FC memberikan kontribusi 6.600 poin sebelum perolehan tersebut dibagi berdasarkan jumlah wakil setiap negara.
Catatan 8.500 poin tersebut membuat Indonesia mampu melampaui sejumlah liga kuat di Asia.
Di Zona Timur, Indonesia berada di bawah Jepang yang mengoleksi 11.150 poin. Namun, capaian Indonesia masih lebih baik dibandingkan China dengan 8.222 poin, Korea Selatan 6.483 poin, Malaysia 6.333 poin, Vietnam 5.133 poin, dan Australia 4.556 poin.
Perolehan poin tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memperbaiki posisi dalam persaingan antarklub Asia.
Pasalnya, peringkat akhir kompetisi pada musim 2026/2027 akan menentukan alokasi slot klub Indonesia untuk kompetisi antarklub Asia musim 2028/2029.
Jika mampu menembus posisi delapan hingga 10 besar Zona Timur, Indonesia berpeluang memperoleh dua slot di ACL Two 2028/2029.
Rinciannya satu tiket otomatis ke fase grup dan satu tempat melalui babak playoff.