Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

Kamis, 05 November 2026 | 11:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto (setkab.go.id)
BACA 10 DETIK
  • Mahfud MD menyebut produk final penyadapan terhadap Presiden Prabowo diduga mengalir sampai Solo.

  • Tiga jenderal termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo resmi ditahan di Rutan Mabes Polri.

  • Target penyadapan meluas hingga menyasar pejabat negara, media, aktivis LSM, dan kalangan pengusaha.

Suara.com - Bocoran informasi intelijen mengindikasikan alur akhir penyadapan Prabowo atau Presiden Prabowo Subianto diduga bermuara hingga ke Solo. Dugaan aliran data ini mencuat di tengah pengusutan skandal peretasan komunikasi yang menjerat deretan perwira tinggi kepolisian.

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD membeberkan indikasi kuat bahwa pergerakan target penyadapan telah terbaca secara detail oleh pihak luar. Peta manuver tersebut disinyalir dimanfaatkan untuk merancang langkah intervensi terhadap kebijakan target.

"Dari bocoran sumber, produk final hasil penyadapan ini diduga sampai ke Solo. Sehingga apa pun langkah dan manuver yang akan dilakukan target sudah terbaca untuk dianalisis cara mengganggunya," ungkap Mahfud dalam kanal YouTube pribadinya.

Rangkaian tindakan penindakan terhadap para pelaku penyadapan dilakukan secara kilat pada malam harinya. Penanganan hukum sengaja dipercepat guna mengamankan sirkulasi informasi rahasia negara.

Mahfud menggarisbawahi tanggal 30 Oktober sebagai momentum penting yang berkelindan dengan pembongkaran kasus ini. Pada tanggal tersebut, Mahkamah Agung mengeluarkan putusan pembatalan keabsahan surat penyetaraan ijazah SMA milik Gibran Rakabuming Raka.

Sorotan publik juga tertuju pada relasi historis antara eks Presiden Joko Widodo dan pucuk pimpinan kepolisian yang kini terseret hukum. Meski demikian, belum ada bukti konkrit yang secara sah mengikat keterlibatan mantan presiden tersebut.

Di sisi lain, Penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan tiga jenderal sebagai tersangka utama skandal mata-mata ini. Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo masuk dalam daftar tersangka bersama Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso.

Ketiga perwira tinggi tersebut kini telah mendekam di Rumah Tahanan Mabes Polri demi kelancaran penyidikan. Penyidik terus mendalami peran masing-masing pejabat dalam mengoperasikan alat sadap.

Operasi penyadapan ini ternyata tidak cuma membidik jalur komunikasi personal Presiden Prabowo Subianto semata. Daftar peretasan meluas hingga menyasar lingkar pejabat tinggi, aktivis LSM, media, hingga pimpinan entitas bisnis.

Penetapan tersangka terhadap eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjadi preseden langka dalam sejarah penegakan hukum kepolisian Indonesia. Kedekatan hubungan kerja masa lalu antara Listyo dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo memicu berbagai spekulasi spekulatif di ruang publik.

Listyo Sigit sebelumnya diajukan sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo kepada DPR RI pada Januari 2021. Pengusutan kasus ini terus bergulir untuk mengungkap dalang utama di balik peretasan jaringan komunikasi pejabat negara.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com