Suara.com - Salah satu cara populer untuk mengelola keuangan adalah dengan berinvestasi. Seiring dengan kemajuan teknologi, BRI menghadirkan kemudahan bagi nasabahnya yang ingin berinvestasi melalui BRImo.
Banyak instrumen investasi yang dapat dimanfaatkan, seperti reksadana maupun tabungan emas. Reksadana merupakan solusi investasi yang cocok bagi Anda yang ingin memperoleh imbal hasil tanpa harus secara aktif mengelola portofolio sendiri.
Melalui BRImo, nasabah dapat memilih berbagai jenis reksadana yang sesuai dengan profil risiko mereka, mulai dari reksadana pasar uang hingga reksadana saham. Setiap jenis memiliki karakteristik dan potensi keuntungan yang berbeda.
Di sisi lain, tabungan emas juga menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dalam bentuk aset fisik dengan nilai yang relatif stabil. BRImo mempermudah proses pembelian dan penyimpanan emas, memungkinkan nasabah untuk membeli emas mulai dari 0,01 gram dan menyimpannya dengan aman di Pegadaian.
Dengan fitur transaksi real-time dan integrasi dengan Pegadaian, nasabah dapat dengan mudah memantau harga emas serta melakukan pembelian dan penjualan kapan saja.
Investasi Reksandana Lewat BRImo
Reksadana adalah instrumen investasi yang menghimpun dana dari masyarakat untuk dikelola oleh manajer investasi dalam berbagai portofolio surat berharga, efek, atau saham. Terdapat beberapa jenis reksadana yang ditawarkan melalui BRImo, yaitu:
1. Reksadana Pasar Uang
Jenis reksadana ini berinvestasi pada instrumen pasar uang dalam negeri serta deposito. Efek yang digunakan bersifat utang dengan jangka waktu tidak lebih dari satu tahun atau sisa jatuh tempo maksimal satu tahun. Contohnya adalah deposito dan obligasi jangka pendek.
Baca Juga: Apa Itu Smishing dan Alasan Pengguna BRImo Wajib Waspada Penipuan Berkedok SMS
2. Reksadana Pendapatan Tetap
Pada reksadana ini, minimal 80% dana dialokasikan ke efek bersifat utang, seperti obligasi negara dan obligasi korporasi. Jenis ini cocok bagi investor yang mencari imbal hasil stabil dengan risiko lebih rendah.
3. Reksadana Campuran
Investasi dalam reksadana campuran memiliki fleksibilitas lebih besar karena alokasi dana bisa mencakup berbagai instrumen, termasuk ekuitas, pendapatan tetap, dan pasar uang dengan batas maksimal 79%.
4. Reksadana Saham
Jenis ini mengalokasikan minimal 80% dana ke efek bersifat ekuitas, sehingga berpotensi memberikan imbal hasil tinggi dalam jangka panjang, tetapi juga memiliki risiko lebih besar.
Berita Terkait
-
Performa Persis Solo Mulai Membaik, Pelatih Ong Kim Swee: Kita Belum Aman
-
Kalahkan Prada Hingga Yahoo! Brand Value BRI Melesat Kalahkan Merek Terkenal Dunia
-
Perjalanan SWR, UMKM Tembus Pasar Dunia dengan Dukungan BRI UMKM EXPO(RT)
-
Apa Itu Smishing dan Alasan Pengguna BRImo Wajib Waspada Penipuan Berkedok SMS
-
Waspada Penipuan Smishing via SMS, BRI Beri Tips Keamanan untuk Nasabah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon