Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:22 WIB
Ilustrasi umkm (freepik)
Baca 10 detik
  • Pelaku UMKM dituntut tidak hanya sekadar hadir di platform digital, tetapi juga mampu tampil menonjol di antara ribuan produk serupa.
  • Pelatihan "UMKM Bangkit" fokus pada strategi digital dan fotografi produk.
  • Materi pelatihan mencakup pengelolaan toko optimal, deskripsi produk menarik, dan teknik visual produk.

Suara.com - Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce, pelaku UMKM dituntut tidak hanya sekadar hadir di platform digital, tetapi juga mampu tampil menonjol di antara ribuan produk serupa. Strategi berjualan online yang tepat, ditambah dengan visual produk yang menarik, kini menjadi faktor penentu dalam menarik perhatian konsumen sekaligus meningkatkan penjualan.

Melihat kebutuhan tersebut, pelatihan “UMKM Bangkit” yang digelar Lazada di Medan menitikberatkan pada dua aspek krusial, yakni strategi berjualan online dan teknik fotografi produk. Keduanya dinilai sebagai kunci untuk meningkatkan daya tarik sekaligus daya saing UMKM di pasar digital.

Dalam sesi strategi berjualan online, peserta dibekali pemahaman tentang cara mengelola toko digital secara optimal, mulai dari penentuan harga, penulisan deskripsi produk yang menarik, hingga pemanfaatan fitur promosi di platform e-commerce. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu UMKM tidak hanya hadir di platform digital, tetapi juga mampu bersaing dan meningkatkan konversi penjualan.

Pelatihan UMKM Bangkit. (Dok. Lazada)

Sementara itu, pada sesi fotografi produk, pelaku UMKM diajarkan teknik dasar hingga praktis dalam menghasilkan visual produk yang menarik, seperti pengaturan pencahayaan, komposisi, hingga pemilihan latar yang sesuai dengan karakter brand. Hal ini penting mengingat tampilan visual menjadi faktor pertama yang dilihat konsumen saat berbelanja online.

“Pelaku UMKM harus berani memasarkan produknya, memahami strategi penjualan, dan memanfaatkan platform digital agar bisa berkembang dan naik kelas,” ujar Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Senada dengan itu, Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma, menegaskan bahwa penguasaan strategi digital menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis UMKM.

“Pemanfaatan platform digital menjadi kunci bagi UMKM untuk bangkit dan berkembang. Kami ingin memastikan pelaku usaha tidak hanya masuk ke ekosistem digital, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi bisnisnya secara berkelanjutan,” kata Yovan.

Melalui kombinasi strategi penjualan dan penguatan visual produk, pelatihan ini diharapkan mampu membantu UMKM meningkatkan performa toko online sekaligus memperluas jangkauan pasar secara lebih efektif.

Baca Juga: Modal Foto Makanan dan Dukungan LinkUMKM BRI, Bawa Yummy Craft di Kancah Global

Load More