/
Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:35 WIB
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo (tengah) bicara soal rekaman CCTV di rumah Ferdy Sambo. (Suara.com/M Yasir)

SuaraCianjur.id- Bareskrim Polri mendalami penyebaran isu hoaks soal postingan tayangan video, soal tumpukan uang  dalam beberapa koper bernarasi uang Rp900 miliar.

Uang tersebut diduga milik Irjen Pol Ferdy Sambo dan disita oleh penyidik kepolisian.

"Dit Tipid Siber yang dalami," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Dedi memastikan, postingan dalam sebuah akun Twitter dengan tayangan video menampilkan tumpukan uang, Rp900 miliar pecahan Dollar Amerika milik Ferdy Sambo, adalah informasi bohong.

"Tidak benar. Itu hoaks," kata Dedi Baca

Dedi sebelumnya menjelaskan, tim khusus memang melakukan penggeledahan di kediaman milik Ferdy Sambo.

Penyidik pun melakukan penyitaan beberapa barang bukti, tapi tidak ada bunker yang disebut memiiki uang Rp900 miliar yang turut disita oleh penyidik.

"Apa saja yang disita itu untuk pembuktian nanti dipersidangan. Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro justitia," jelas Dedi, Sabtu (20/8).

Dedi juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat, agar tidak mudah percaya dengan informasi-informasi, yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Hutan Larangan Cireundeu di Tengah Kota Cimahi, Dilarang Pakai Alas Kaki dan Baju Merah

Menurut Dedi, Polri hingga kini masih berkomitmen untuk mengusut perkara penembakan Brigadir J dengan profesional, akuntabel, dan transparan.

"Tim khusus terus bekerja. Mohon sabar dan dukungannya. Komitmen kami sejak awal mengusut perkara ini sampai tuntas dengan mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation," terang Dedi.

Sumber: Suara.com

Load More