SuaraCianjur.id- Reka adegan perkara pembunuhan Brigadir J atau Nopriansyah Yoshua Hutabarat yang dilakukan di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri, memperlihatkan kalau Brigadir J dieksekusi di dekat tangga menuju lantai dua.
Dalam detik-detik eksekusi Brigadir J, diperagakan sejumlah adegan memperlihatkan Brigadir J yang diperankan orang pengganti sempat memohon ampun untuk tidak ditembak. Di sana tampak ada Ferdy Sambo dan Bharada E.
Dalam tayangan Polri TV, adegan tersebut terlihat saat Ferdy Sambo memperagakan adegan mengarahkan senjata ke arah Brigadir J.
Setelah dieksekusi, Brigadir J kemudian tersungkur tak berdaya di dekat anak tangga paling bawah rumah tersebut.
Kemudian, dalam adegan rekonstruksi itu terlihat lagi kalau Ferdy Sambo yang berada di bawah anak tangga, menembakan sejumlah peluru ke arah dinding. Letaknya berada di antara tangga menuju lantai dua.
Sebelum dieksekusi, Brigadir J sempat terlibat komunikasi dengan Brigadir RR di halaman belakang Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. Usai melakukan komunikasi dengan Brigadir RR, keduanya bertemu dengan Kuat Ma'ruf.
Beberapa adegan yang berada di ruang tengah, Brigadir J sempat ditodong senjata oleh Bharada E. Untuk diketahui, reka adegan yang dilakukan di rumah dinas tersebut, melengkapi 78 adegan yang menjadi target rekonstruksi kejadian pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Ada 51 adegan yang tercatat dalam reka adegan dilakukan di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling. Rekonstruksi tersebut merupakan gabungan dari reka adegan yang dilakukan di rumah Magelang dan Jalan Saguling, juga Duren Tiga.
Sebelumnya Dittipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, mengatakan terdapat 78 adegan yang akan diperegakan oleh lima tersangka di tiga lokasi.
Baca Juga: Diduga Korban Kecelakaan, Tukang Baso Tewas di Gorong-gorong Desa Jayanti
"Kegiatan yang direka ulang meliputi peristiwa yang terjadi di rumah Magelang, rumah Saguling dan rumah Duren Tiga meliputi 78 adegan," kata Andi saat dihubungi oleh wartawan, Selasa (30/8/3/2022).
Berita Terkait
-
Pake Baju Tahanan, Wajah Ferdy Sambo Masih disebut Songong
-
Kejadian saat Brigadir J Masuk ke Kamar Tidur Putri Candrawathi
-
Pelukan Hangat Ferdy ke Putri Setelah Jadi Tersangka, Bertemu Lagi di Rekonstruksi Kasus Brigadir J
-
Mewahnya Isi Rumah Ferdy Sambo, Ada Lift dan Tas Mewah Putri Candrawathi Berjejer di Lemari Kaca
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman