/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:11 WIB
Timnas Indonesia U-17 saat menghadapi Guam (Foto Istimewa / Dok. PSSI)

SuaraCianjur.id- Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 mempersembahkan kemenangan atas Guam untuk semua suporter Indonesia.

Dirinya berharap usai melumat habis Guam, momentum itu bisa menjadi pemersatu suporter dan membuat lebih dewasa serta bisa saling menjaga untuk kembali bangkit.

Pertandingan Garuda Muda melawan Timnas Guam, dua hari usai tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan nyawa melayang.

Timnas Indonesia pada pertandingan pertama CUP U-17 kualifikasi Grup B, berhasil mengobrak-abrik gawang Timnas Guam dengan skor 14-0 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan, Semoga kemenangan Timnas Indonesia U-17 ini menjadi momentum kebangkitan sepakbola Indonesia, pemersatu suporter, lebih dewasa dan bisa saling menjaga," kata Bima Sakti kepada wartawan, Senin (3/10/2022) kemarin.

Bima Sakti meminta kepada seluruh anak asuhnya untuk tidak melakukan euforia berlebihan ketika mencetak gol ke gawang Timnas Guam.

"Kita semua masih berduka cita hingga tidak ada selebrasi perayaan gol dari para pemain, pelatih maupun official," kata dia.

Bima Sakti juga menuturkan meskipun pada babak pertama anak asuhnya sudah unggul dengan skor 7-0, namun dirinya tetap meminta dalam babak kedua nanti dilanjutkan layaknya seperti pertandingan baru dimulai dengan skor 0-0.

"Jelang babak kedua, saya minta para pemain tetap serius, main simpel, tidak membuang-buang peluang dalam pertandingan dan menganggap skor masih 0-0. Selain itu, demi pertandingan berikutnya melawan Uni Emirat Arab dan juga memberikan kesempatan kepada pemain lain, kami juga merotasi para pemain hingga pada lusa staminanya bisa kembali pulih," jelas Bima.

Baca Juga: Kemungkinan Terburuk Jika Indonesia Disanksi FIFA Buntut Tragedi Kanjuruhan Malang

Load More