SuaraCianjur.id- Jika FIFA memberikan sanksi untuk Indonesia buntut tragedi maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang mengakibatkan ratusan nyawa meninggal, tampaknya memang harus was-was.
FIFA selaku federasi sepak bola tertinggi di dunia menyoroti soal insiden yang terjadi pada hari Sabtu (1/10) kemarin usai pertandingan Arema FC vs Persebaya.
Tewasnya 125 orang dalam insiden tersebut, menbuat dunia menyoroti sepakbola di Indonesia.
Banyak kemungkinan yang bisa terjadi terhadap dunia sepak bola Indonesia, jika sanksi diturunkan dari FIFA selaku federasi sepak bola dunia dan AFC selaku federasi sepak bola Asia.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi membeberkan kalau pihaknya melakukan komunikasi dengan FIFA dan AFC.
Menurutnya, induk sepakbola dunia itu tidak akan mengambil sikap buru-buru, meski PSSI sadar kalau insiden yang terjadi ini menjadi perhatian dunia dan media asing.
FIFA sudah pernah memberikan sanksi kepada Indonesia dan memberikan dampak negatif untuk sepak bola di Tanah Air.
Berkaca pada tahun 2015 lalu, saat Indonesia dijatuhi sanksi akibat keterlibatan pemerintah dalam PSSI, memberikan kerugian yang sangat besar.
Bukan hanya Timnas Indonesia para pemain pun turut merasakan dampak dari sanksi FIFA kepada PSSI pada waktu itu.
Baca Juga: Lirik Lagu Zapin Melayu Lesti Kejora
1. Anjloknya Ranking FIFA
Sanksi FIFA yang diberikan kepada Indonesia sekitar tujuh tahun silam, membuat kiprah Timnas Indonesia di pentas internasional terganggu. Kondisi itu lantas mempengaruhi kepada peringkat Indonesia di ranking FIFA.
Indonesia tidak bisa ikut dalam kompetisi di tingkat internasional. Pada bulan Oktober tahun 2015, peringkat Indonesia melorot ke angka 171, di bawah beberapa negara kecil dan yang sepakbolanya gurem seperti Timor Leste (170), Kaledonia Baru (169), India (167), Mauritius (168), Pulau Cook (166), hingga Amerika Samoa (164). Pada April 2016 atau setelah sanksi FIFA dicabut, Indonesia duduk di peringkat 185.
Kini peringkat tersebut meningkat drastis seiring hasil positif yang dibawa oleh pelatih Shin Tae-yong, hingga menduduki peringkat ke 153 di FIFA.
2. Tak Ikut Turnamen FIFA
Sanksi FIFA membuat Timnas Indonesia tak bisa ikut di sejumlah event internasional.
Selain level timnas, klub-klub yang berada di bawah naungan PSSI atau bagian dari FIFA pun turut mendapat imbas. Bahakn ada yang harus didiskualifikasi dari ajang Piala AFC. Bahkan saat itu dua klub Indonesia yang telah lolos ke babak 16 besar Piala AFC 2015, Persipura Jayapura dan Persib Bandung resmi dicoret dari kompetisi tersebut.
3. Pemain Kehilangan Pekerjaan
Sudah pasti sebagai pemain sepakbola pekerjaannya adalah bertanding. Tidak ada pertandingan di kompetisi lokal maupun internasional, banyak pula pemain yang turut kehilangan kerjaannya.
Para pemin kesulitan untuk mencari pendapatan, karena tidak ada klub yang mau memberikan gaji tetap tanpa adanya pertandingan serta pemasukan keuangan.
Sumber: Suara.com / Aditia Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Selain AKBP Ferli, Inilah 9 Nama Komandan Brimob yang Dinonaktifkan Buntut Tragedi Kanjuruhan
-
Tragedi Kanjuruhan Bikin AKBP Ferli Hidayat Tak Lagi Pegang Tongkat Komando Kapolres Malang, Ini Penggantinya
-
Konten Prank KDRT Baim Wong dan Paula Resmi Dilaporkan Pihak Ini ke Polisi, Ancaman Hukuman Serius
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Sisi Gelap Edo Tensei, Senjata Psikologis di Perang Dunia Ninja Anime Naruto
-
Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe
-
Chun Woo Hee dan Lee Junho Berpeluang Bertemu di Film Veteran 3
-
Usai Viral, Mohan Hazian Akhirnya Menghubungi dan Minta Maaf ke Korban Pelecehan
-
Fitur QRIS Tap dari BRImo, Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
4 Mix & Match Outfit Boyish ala Zee Asadel, Keren Maksimal Tanpa Ribet!
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah Ramadan 2026, Sediakan 552 Ton Sembako Subsidi
-
BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta