SuaraCianjur.id- Polri segera menetapkan tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan nyawa orang pada hari Sabtu (1/10) kemarin.
Hal itu Disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.
"Ya nanti akan disampaikan setelah tim selesai dalam waktu secepatnya," ungkap Dedi saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Kamis (6/10/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Status penanganan perkara dalam tragedi maut kemarin sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Hingga hari Rabu (5/10) kemarin, 35 orang saksi sudah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Investigasi Polri, termasuk dari pihak internal Polri.
Dari jumlah tersebut, 31 anggota Polri diperiksa oleh tim investigasi dari Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).
Menangani kasus Tragedi Kanjuruhan Malang, perlu ketelitian, hati-hati dan cermat.
Dedi juga mengatakan soal apakah kasus tersebut akan ditarik oleh pihak Mabes Polri atau tidak, akan disampaikan ketika pemeriksaan rampung.
"Ya, nanti akan disampaikan," kata dia.
Baca Juga: Rizky Billar Mangkir dari Panggilan Kepolisian Diduga Alami Gangguan Psikologis
Sementara itu, dikatakan secara terpisah pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, mengatakan anggota dari pangkat bintara hingga perwira menengah sudah menjalani pemeriksaan.
Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah mencopot jabatan AKBP Ferli Hidayat sebagai Kapolres Malang.
Termasuk Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, sudah menonaktifkan jabatan komandan batalyon, komandan kompi, dan komandan pleton Brimob. Hal itu dilakukan sesuai dengan perintah Kapolri.
"Yang kena di Kanjuruhan adalah 'Bharada-Bharada E' alias level bawah dan menengah. Pengambil kebijakannya, Kapolda, masih tetap enggak disentuh oleh Kapolri," kata Bambang.
Kapolres Malang menurutnya, sebagai pelaksana dan penanggungjawab keamanan di wilayahnya. Sementara untuk keputusan soal pengamanan acara terletak pada Kapolda.
"Buktinya, personel pengamanan lintas satuan dan lintas Polres. Memangnya, Kapolres Malang bisa meminta?" terang Bambang.
Berita Terkait
-
Dugaan KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora Tak Ada Rekayasa, Peluang Jadi Tersangka Terbuka Lebar
-
Polri Bikin Lomba Tulisan, Tema Humanis Bikin Jempol Warganet Gatal: Gimana Pak Nama Polri Tercoreng di Dunia
-
Aksi Kekerasan Oknum Anggota TNI di Stadion Kanjuruhan, Jenderal Dudung Beri Tanggapan Berbeda
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Lowongan Kerja Palsu: Mahasiswi di Makassar Disekap Lalu Diperkosa
-
Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Melaju ke Semifinal Liga Champions Voli Putra Asia 2026
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
"Saya Hakimnya, Bukan Bapak: Arinal Djunaidi Kena Semprot di Sidang Korupsi Dana PI 10 Persen
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia