SuaraCianjur.id- Ditengah sorotan tajam terhadap institusi Polri, tak sedikit masyarakat yang geleng-geleng kepala dengan beberapa kejadian yang mencuat dan menyinggung korps bhayangkara.
Beberapa peristiwa yang mendapatkan sorortan tajam dari masyarakat seperti kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, yang diotaki Ferdy Sambo hingga menyeret beberapa perwira anggota kepolisian lainnya.
Terbaru dalam Tragedi Kanjuruhan Malang soal pelepasan gas air mata, yang menjadi indikasi insiden maut terjadi, hingga ratusan nyawa melayang.
Polri mendapatkan sorortan dari masyarakat bahkan kini mendapatkan sorotan dari media raksasa internasional asal Amerika Serikat, The New York Times.
Respon negatif dari publik terus berdatangan. Berbagai cara dilakukanPolri untuk memgembalikan citra baik di mata masyarakat. Salah satunya membuat sebuah loma penulisan.
Mengutip dari akun media sosial Twitter Divisi Humas Polri, terdapat sebuah unggahan kompetisi penulisan artikel berita dalam rangka perayaan HUT ke-71 Humas Polri.
"Pendaftaran lomba menulis artikel berita Polri 2022 telah dibuka. Lomba ini diselenggarakan untuk para jurnalis/wartawan yang akan berlangsung mulai tanggal 5-18 Oktober 2022," begitulah cuitan dari akun Twitter Divisi Humas Polri, seperti dilihat Rabu (5/10/2022).
Yang menjadi perhatian banyak warganet Twitter adalah tema yang diusung dalam lomba penulisan tersebut.
"Tema: Apresiasi Kinerja Polri," dengan Subtema “Polri yang Humanis, Berintegritas, dan Inspiratif."
Baca Juga: Suka Makan Telat dari Waktu Biasanya, Hati-hati Ternyata Bisa Bikin Berat Badan Bertambah
Sudah pasti mata publik menyoroti hal ini. Kolom komentar langsung dibanjiri oleh masyarakat. Kebanyakan mereka memberikan komentar negatif.
Banyak warganet mengunggah sederet tautan artikel dan foto yang ditujukan sebagai bentuk kritikan masyarakat terhadap Polri.
Bahkan ada warganet yang memberikan foto suporter bola yang membentangkan spanduk dengan tulisan soal tragedi Kanjuruhan, termasuk kritikan dari Jurnalis The New York Times.
"Membangun citra Polri itu dengan karya nyata min, bukan dengan tulisan," kata seorang warganet.
“Pak Gimana ini pak nama Polisi kita makin tercoreng di dunia internasional mohon baca pak,” kata warganet lainnya.
“Waw mau bikin tsunami fakta nih,” sindir warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Perintahkan Audit Ulang Seluruh Stadion Kanjuruhan, Netizen: PSSI ke Mana?
-
Aksi Kekerasan Oknum Anggota TNI di Stadion Kanjuruhan, Jenderal Dudung Beri Tanggapan Berbeda
-
Kabar Baik di Tengah Duka Tragedi Kanjuruhan Akhiri Rivalitas Bonek dan Aremania, Perdamaian Terwujud
-
Ungkapan Hitam Putih Marc Klok Soal Tragedi Kanjuruhan: Cukup! Timnas Indonesia Berbeda Tapi Bisa Bersatu Demi Garuda
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
5 HP Murah 1 Jutaan Terbaru Mei 2026: Desain Mirip iPhone, Baterai 7.000 mAh
-
4 Tone Up Cream SPF 50 untuk Wajah Glowing dan Terproteksi ala Eonni Korea
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
iPad Mini Killer? OPPO Pad Mini Bawa Spek Gahar dan Layar AMOLED 144 Hz!
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Sinopsis Ek Din, Film Romantis India Dibintangi Junaid Khan dan Sai Pallavi
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri Kena Teguran Keras
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci