SuaraCianjur.id- Persidangan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat sebentar lagi akan dimulai. Para tersangka kini sudah menjadi tahanan dari pihak Kejaksaan Agung.
Mereka semua sudah mengenakan rompi tahanan dari Kejaksaan Agung.
Maka terkait hal ini, Bharada E sudah siap untuk bernyanyi hal oenting dalam persidangan, yang kemungkinan bisa membuat Ferdy Sambo menjadi berat.
Kematian Brigadir J yang diotaki oleh Ferdy Sambo menyeret beberapa orang tersangka yang turut terlibat didalamnya, seperti Bripka Ricky Rizal (Bripka RR) dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Putri Candrawathi da Kuat Maruf.
Bharada E kini tengah bersiap untuk memasuki babak baru dalam perkara tersebut.
Menurut kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy, mengatakan kalau Bharada E disebut sudah sangat siap, jika saja nanti akan berhadapn langsung dengan Ferdy Sambo, dalam ruangan persidangan.
Bahkan Ronny turut membenarkan soal kondiis kesehatan dan mental dari Bharada E. Menurutnya semua tentang itu sudah baik, ketika Bharada E akan dilimpahkan Kejaksaan Agung.
"Kalau nanti dipertemukan dengan saudara FS (Ferdy Sambo) siap, karena memang dalam rangka kepentingan pembelaan Bharada E," terang Ronny Talapessy ketika di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (4/10) kemarin.
Bahkan tak hanya itu saja, Ronny juga mengungkapkan, kalau pihaknya sudah menyiapkan sebuah hal yang berupa kejutan dan strategi.
Baca Juga: Rizky Billar Disebut-sebut Selingkuh Dengan Transgender hingga Tante-tante
Hanya saja, dirinya belum mau mengungkapkannya ke publik hal tersebut. Ronny juga mengatakan, Bharada E sempat menjalani konseling psikologis.
“Konseling psikolog adalah bagian persiapan menghadapi persidangan,” terang Ronny.
Dirinya memaparkan, kalau kliennya akan tetap konsisten dalam hal membongkar semuanya, soal dibalik kasus pembunuhan Brigadir J.
“Kondisi Bharada E konsisten sampai sekarang dan tidak ada perubahan semenjak saya dampingi,” jelas Ronny.
Soal statsu Bharada E sebagai justice collaborator (JC), Ronny menyatakan sudah melakukan koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), bagaimana soal mekanisme pada saat persidangan nanti.
Komunikasi sudah dilakukan tentang apakah nanti Bharada E dihadirkan secara langsung dalam pengadilan atau hanya melalui daring saja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
realme C100 dan C100x Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 8000mAh Tahan Seharian untuk Heavy User
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi
-
iQOO 16 Bakal Gunakan Chip Terbaru Snapdragon, Tawarkan Refresh Rate dan AnTuTu Tinggi
-
Nasib Anggota DPRD Jember yang Kepergok Main Game Saat Rapat Akan Diputuskan Hari Ini
-
Maurizio Sarri Ancam Boikot Derby Roma, Protes Jadwal Kick-off Siang Hari
-
Dekonstruksi Stigma Maskulinitas dalam Buku Laki-Laki Tanpa Tanya
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast
-
Pengibaran Bendera Palestina Lamine Yamal Dianggap Hasutan Kebencian oleh Israel
-
Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini
-
David Beckham Jadi Olahragawan Miliarder Pertama Inggris