/
Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:15 WIB
Potret Lesti Kejora Diduga Kirim Sinyal KDRT (Foto Istimewa / tangkapan Layar YouTube Indosiar)

SuaraCianjur.Id – Warganet ramai-ramai membandingkan pernyataan yang disampaikan Mamah Dedeh dan pedangdut Inul Daratista.

Menanggapi kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Rizky Billar dan Lesti Kejora, Mamah Dedeh dan Inul Daratista menyampaikan pernyataan yang bertolak belakang.

Dalam pernyataanya, Inul Daratista terkesan menormalisasi perilaku kekerasan yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.

Inul menyampaikan bahwa jika pernikahan masih baru adalah sesuatu hal yang wajar jika terjadi percekcokan sampai terjadi pemukulan.

Mengutip akun TikTok @horizon2021 pada Rabu (12/10/2022) berikut pernyataan yang disampaikan Inul Daratista:

“kalau bisa udah jangan ikut campur urusannya Dede lagi, didoain aja yang baik-baik. Masalah mereka mau balikan karena mereka ada anak ya. Anaknya baru seumur jagung itu yang harus dipikirin. Namanya rumah tangga masih balita itu wajar kalo anjing-anjingan, kalau tabok-tabokan, pukul-pukulan itu sebenernya wajar,” ungkap Inul Daratista.

Pernyataan yang disampaikan pedangdut ini mendapatkan hujatan dari netizen, Inul Daratista dinilai tidak konservatif dan tidak pro terhadap perempuan korban KDRT.

Berbeda dengan Inul Daratista, penggalan video Mamah Dedeh yang sedang berceramah membahas perempuan yang alami KDRT mendapatkan pujian dari netizen Indonesia.

“Saya bilang itu perempuan yang (mempertahankan rumah tangga setelah alami KDRT), maaf kalo kata saya  bodo, kalau kata saya ya. Demi anak saya pertahankan rumah tangga, biarin gue bonyok. kita punya hak dengan tubuh kita, sakit aja wajib berobat iya apa iya? Kalau ada seorang istri ‘Saya bertahan, biarin di gebukin tiap hari mah, ditendangin juga biarin, yang penting anak-anak bisa belajar yang benar, malu sama yang lain’ Maaf sangat sangat salah.” Tegas Mamah Dedeh.

Baca Juga: Para Wanita Diingatkan Sama dr.Boyke Jangan Keseringan Pakai Lingerie Kalau Tidak Mau Anu Gini

Load More