SuaraCianjur.Id – semakin canggihnya laju perekembangan zaman, segala konten ataupun informasi sangat mudah diperoleh kapan saja dan dimana saja. Hanya dengan sekali klik konten yang kamu inginkan langsung tampil dilayar ponselmu.
Tak terkecuali konten-konten poronografi. Melansir dari laman Instagram @taulebih.id pada Jumat (14/10/2022) ketika seseorang mendapatkan paparan pornografi itu akan menurunkan fungsi bagian paling depan otak manusia/ prefrontal cortex (PFC).
FPC bertugas untuk menjalankan fungsi eksekutif, yaitu seperangkat proses berpikir tertinggi yang memfasilitasi seseorang untuk bertindak dengan didasari kesadaran dan pertimbangan.
Jika FPC manusia terganggu akibat terpapar pornografi akibatnya yaitu:
1. Meningkatkanya impulsivitas (bertindak tanpa berpikir dahulu).
2. Berkurangnya motivasi untuk memulai dan menyelesaikan tugas.
3. Buruknya kemampuan decision-making (pengambilan keputusan).
4. Kesulitan dalam pengaturan emosi.
5. Kesulitan dalam membuat perencanaan.
Baca Juga: 3 Alasan Seseorang Kerap Membeli Barang yang Sebenarnya Tidak Dibutuhkan
6. Kesulitan untuk mempertahankan fokus.
7. Kesulitan untuk berpikir cepat dan terorganisasi seperti mengingat, menggabungkan, serta mengaitkan informasi yang diperoleh.
8. Kesulitan untuk secara adaftif menyesuaikan pikirandan perilaku terhadap perubahan kondisi.
Pornografi mampu menghasilkan stimulus yang tidak berkesudahan, karena penikmatnya dapat terus menerus menonton pornografi hanya dengan ketukan jari.
Stimulus dari konten pornografi yang tidak berkesudahan ini adalah pemicu ‘direkayasa’ yang kemudian mengubah respon bawah tubuh.
Akibatnya, jumlah dopamin yang dihasilkan jauh melampaui jumlah dopamin atas rangsangan lainnya. Cara menjauhinya ciptakan ‘rute-rute’ baru dalam otak yang berisikan hal-hal yang baik dan bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Tembus Rp28 Jutaan di Vietnam, Apa Bedanya Honda Vario 125 Street 2026 dengan Versi Indonesia?
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
-
Empat Bulan Pertama 2026, BRI Salurkan KUR Rp4,272 Triliun di Bali Nusra
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
Menggugat Integritas di Balik Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI