/
Senin, 17 Oktober 2022 | 13:42 WIB
Sidang perdana bagi terdakwa Ferdy Sambo yang disiarkan langsung oleh akun Youtube Polri TV (Foto Istimewa / Tangkapan Layar Youtube Polri TV)

SuaraCianjur.id- Usai melakukan ekseskusi kepada Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo yang saat itu masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri dan menyandang pangkat jenderal bintang dua, sempat ditodong pistol oleh ajudannya.

Ferdy Sambo yang sempat ditodong pistol oleh ajudannya sendiri bernama Adzan Romer.

Hal itu terungkap dalam persidangan perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap terdakwa Ferdy Sambo, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022.

Sidang perdana dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J ini secara langsung menghadirkan Ferdy Sambo di atas kursi pesakitan.

JPU dalam membacakan berkas dakwaan tersebut disebutkan, insiden itu terjadi Ferdy Sambo selesai melakukan eksekusi terhadap Brigadir J, yang terletak di Duren Tiga, Jakarta Selatan.  

Disebutkan kalau Ferdy Sambo keluar dari rumah lewat pintu dapur dan menuju ke garasi. Ketika itulah Sambo tak sengaja berpapasan dengan ajudannya yang lain bernama Adzan Romer.

Saat itu, Romer akan masuk ke dalam rumah karena terkejut mendengar suara tembakan.

"Saksi Adzan Romer secara spontan menodongkan senjata apinya ke arah terdakwa Ferdy Sambo. Dan Ferdy Sambo mengatakan kepada saksi Adzan Romer, 'ibu di dalam'," ucap Jaksa ketika membaca dakwaan seperti yang dilihat dari Youtube Polri TV, Senin (17/10/2022).

Adzan Romer setelah itu langsung masuk ke dalam rumah dinas Kadiv Propam Polri, dan bertemu Bharada E. JPU mengatakan, kalau Ferdy Sambo kembali masuk ke dalam rumah dan bertemu dengan mereka berdua.

Baca Juga: Sambil Kawal Brigadir J Menghadap Ferdy Sambo, Ternyata Kuat Maruf Turut Bawa Senjata Tajam

Lalu Ferdy Sambo menjelaskan soal rekaya skenario dari aksi baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J.

Ferdy Sambo mengatakan kalau Brigadir J, diduga sudah melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawathi sebagai istrinya.

Bahkan Ferdy Sambo sempat menyalahkan Adzan Romer karena dianggap tidak bisa menjaga Putri Candrawathi.

"Sambo kembali berpura-pura melayangkan sikutnya ke arah Adzan Romer dan berkata 'kamu tidak bisa menjaga ibu!'," terang JPU.

Ferdy Sambo pun berjalan menuju kamar bermaksud menjemput Putri Candrawathi. Lalu meminta kepada Bripka RR untuk diantar ke rumah pribadinya yang berada di Jalan Saguling.

Load More