SuaraCianjur.id- Ada kecurigaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) ketika dalam persidangan dengan agenda keterangan saksi bagi Terdakwa Bharada E.
Jaksa dalam sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, merasa curiga terhadap saksi dari ART Ferdy Sambo, bernama Susi.
Susi dicurigai memakai sebuah alat komunikasi yang dipasangan di telinganya ketika bersaksi dalam persidangan.
Jaksa mencurigai ART Ferdy Sambo itu karena ketika menjawab pertanyaan di persidangan, berdasarkan arahan pihak tertentu melalui earphone
“Saksi ya seperti terdiam ada jeda, Saudara jujur saja jawab. Saudara saksi di dalam jilbab ada mengunakan handsfree tidak? Ada yang mengajari saudara sekarang?” kata Jaksa.
Kemudian Susi menjawab tegas tentang hal itu. “Tidak ada,” tegasnya.
“Benar tidak ada ?” tanya Jaksa meyakinkan lagi.
“Benar” jawab Susi.
Seperti yang diketahui, hakim sidang meminta supaya saksi Susi dipisahkan dari saksi-saksi yang lainnya.
Perintah itu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana ART Ferdy Sambo itu membuat pernyataan yang diduga palsu dalam persidangan.
Padahal para saksi sudah disumpah sebelum sidang dimulai, untuk memberikan keterangans ecara benar dan jujur.
“Setelah sidang ini, saudara saksi ini tolong dipisahkan dengan saksi yang lain,” terang Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santosa.
Wahyu meminta kepada Susi untuk bekrkata jujur kalau tidak ingin dijadikan tersangka dalam kasus ini.
Bahkan Wahyu turut meminta kepada Jaksa untuk memproses Susi dengan keterangan dari Kuat Maruf.
Kalau ada keterangan yang berubah lagi maka tak menutup kemungkinan kalau Susi bisa langsung jadi tersangka.
"Saudara penuntut umum besok dia akan diproses dengan saudara Kuat besok Rabu. Nanti kita lihat sendiri. Udah biarin aja. Nanti pada saat dia berubah baru kita tetapkan tersangka di situ," ungkap Wahyu dalam sidang. (*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Bharada E Bongkar Kepalsuan Susi, Terungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tak Seatap Ketemu di Akhir Pekan
-
Susi Bikin Sidang Pusing! Hakim Minta Jaksa Pertemukan Sama Kuat Maruf, Bohong Lagi Baru Tetapkan Jadi Tersangka
-
Adik Brigadir J Tak Lupa Kakanya Perjuangkan Hal Ini Hingga Sebut Tubuh Polri Masih Banyak Orang Baik
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto