SuaraCianjur.id- Timnas Malaysia yang menjadi rival bebuyutan Indonesia, ternyata sedang diterpa isu kurang sedap.
Kini Malyasia sedang diguncang dengan rumor pengaturan skor fiktif. Hal itu diduga terjadi ketika mereka bertanding melawan klub MLS, LA Galaxy, Amerika Serikat.
Soal dugaan pengaturan skor fiktif itu terjadi usai pundit sepak bola bernama Mark Stafford, mengatakan hal itu dalam podcast miliknya.
"Pejabat Malaysia mendekati LA Galaxy untuk laga persahabatan, sebagai pemanasan untuk Pala Asia,” kata Stafford dikutip dari Bolatimes.com, Minggu (20/11/2022).
“Mereka mengirim surat ke LA Galaxy, tim Malaysia menjamin semua biasa untuk stadion dan para pemain LA Galaxy," jelas Stafford.
Stafford mengatakan official dari Malaysia terbang ke LA Galaxy. Kemudian kesepakatan terjadi ketika dalam pertemuan itu.
"Seorang ofisial Malaysia terbang dan pergi menemui LA Galaxy. Kesepakatan telah tercapai dan dua bulan kemudian, Malaysia memainkan laga persahabatan dan LA Galaxy menang 4-1," jelasnya.
Ternyata pertandingan Malaysia vs LA Galaxy itu dianggap fiktif, karena hal itu dilakukan untuk ditaruh dalam pasar gelap taruhan.
"Mereka memasukkannya ke pasar gelap, untuk lima gol atau lebih. Itu menutupi semua biaya yang dikeluarkan. Pengatur menghasilkan jutaan uang," jelasnya.
Baca Juga: Pertama Kali Dalam Hidupnya Cristiano Ronaldo Berencana Dipecat Tanpa Pesangon Usai Piala Dunia 2022
Terkait dengan dugaan ini membuat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berbicara.
Secara tegas kalau Timnas Malaysia sama sekali tidak ada melakukan perjalanan ke Amerika untuk melakukan pertemuan itu. Mereka pun dibuat terkejut dengan isu tak sedap itu.
"Ini mengejutkan, kami tidak pernah mengalami kasus serupa selama 10 tahun terakhir," kata Sekjen FAM, Noor Azman Rahman, mengutip dari New Straits Times, Minggu (20/11/2022).
Federasi sepak bola Malaysia itu akan melakukan penyelidikan terkait kabar pengaturan skor fiktif. Hal ini penting sebelum mengambil keputusan dan tindakan apa yang harus dilakukan.
Kasus dugaan pengaturan skor fiktif disebut tidak menguntungkan Timnas Malaysia. Ditambah saat ini skuad asuhan Kim Pan-gon, tengah mempersiapkan Piala AFF 2022 nanti. (*)
Sumber: Bolatimes.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Ironi Subsidi Silang: Saat Stabilitas Negara Dibayar dengan Air Mata Rakyat Kecil
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah