SuaraCianjur.id - Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kelompok Ormas Garis (Gerakan Reformis Islam) yang melakukan pencabutan label gereja ditenda pengungsian korban gempa Cianjur.
Terlepas dari pemeriksaan tersebut, ternyata Ormas Garis pernah dikaitkan dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Pada tahun 2017 lalu, sekitar bulan Juli, Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, pernah menangkap empat orang yang diketahui kelompok JAD.
Keempat orang itu, berencana menyerang kantor polisi yakni Mapolsek Cisaat dan juga Mapolsek Cianjur Kota.
Kabid Humas Polda Jabar, yang kala itu dijabat oleh Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan Jaringan ini berencana melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata api dengan sasaran anggota polisi yang tengah bertugas di kedua polsek tersebut dan etnis keturunan.
Yusri menyebutkan keempat orang tersebut juga merupakan sel baru dari jaringan kelompok teroris JAD dan berkaitan dengan kelompok Ormas Gerakan Reformis Islam atau Garis.
Menanggapi itu, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan pihaknya akan fokus terlebih dahulu soal pencabutan label gereja di tenda korban pengungsian gempa Cianjur.
Namun seiring berjalannya penyelidikan, tidak menutupkemungkinan pihaknya juga akan mendalami keterkaitan ormas Garis dengan paham-paham radikal atau jaringan terorisme.
“Kita belum penetapan tersangka, saat ini masih pemeriksaan. (Soal kaitan dengan kelompok teroris JAD) Nanti kita lihat kalau memang ada keterkaitannya seperti apa,” kata Doni, saat dihubungi via ponselnya, Rabu (29/11/2022).
Baca Juga: Kapolri Pimpin Upacara Penyerahan Dua Jenazah Korban Helikopter Polri Jatuh di Babel
Sampai saat ini, polisi memeriksa tujuh orang terkait dengan aksi intoleransi yang diduga dilakukan kelompok Ormas Garis, dengan mencabut label tulisan gereja ditenda korban pengungsian korban gempa Cianjur.
Polisi masih perlu melakukan pengembangan pemeriksaan dalam kasus ini. Polisi juga, musti melakukan pendalaman lebih lanjut pada dugaan aksi intoleran ini.
“Belum penetepan tersangka. Kita perlu pendalaman dan pengembangan,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Pendalaman dan pengembangan yang dimaksud, polisi mencari siapa yang memotivasi kelompok masayrakat tersebut untuk melakukan aksi yang dianggap intoleran tersebut.
“Mau kita cek, giatnya apa, siapa yang memotivasi, semua harus jelas,” ungkapnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bantah Cabut Label Gereja di Tenda Korban Gempa Cianjur, Ormas Garis Ternyata Berkaitan dengan Kelompok Teroris JAD
-
Warga Cianjur Bisa Kembali ke Rumah Tapi Harus Penuhi Syarat Ini, Laporan Korban Hilang Tambah Jadi 13 Orang
-
Polisi Cari Motivator Aksi Intoleran Pencabutan Label Gereja Tenda Korban Gempa Cianjur, 7 Orang Diperiksa
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat
-
Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?
-
Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius