SuaraCianjur.id- Debat panas antara Kamaruddin Simanjuntak sebagai kuasa hukum bagi keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat terjadi dengan kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Febri Diansyah.
Mereka berdebat soal tuduhan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Putri yang diklaim Ferdy Sambo sebagai biang masalah, dari insiden penembakan terjadi.
Pihak dari Ferdy Sambo memberikan tudingan kepada Brigadir J karena memperkosa Putri.
Sebagai upaya untuk membuktikan hal itu tidak benar, maka Kamaruddin meminta hasil visum yang bisa menunjukan soal tanda adanya pemerkosaan kepada Putri Candrawathi.
"Ada enggak visum et repertumnya, dan visum psikiatrum yang menyatakan alat kelaminnya Bu Putri Candrawathi rusak,” ucapa Kamaruddin dalam program Kontroversi, dikutip dari Suara.com atas tayangan Metro TV, Sabtu (10/12/2022).
“Karena kalau pemerkosaan pasti dia rusak minimal lecet. Karena kalau sama-sama basah itu namanya suka sama suka, itu pasti mendesah," lanjut lagi Kamaruddin Simanjuntak.
Apa yang dikatakan oleh Kamaruddin langsung dibantah Febri Diansyah. Menurutnya berdasarkan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, visum bukanlah satu-satunya bukti
"Justru ketika di UU kekerasan seksual yang baru itu disahkan saya tidak tahu Anda membaca atau tidak," timpal Febri.
Febri juga mengatakan kalau keterangan dari korban turut dikonfirmasi oleh psikolog forensik. Konfirmasi psikolog forensik itu menjadi pertimbangan kalau Putri memang benar diperkosa.
"Kalau di penyidikan keterangan korban, kalau Anda baca berkas, kejadian yang terjadi di Magelang, yang di Duren Tiga itu rekayasa dan skenario," kata dia.
Kemudian dalam hal itu Kamaruddin langsung memberikan lagi pertanyaan soal keberadaan celana dalam milik Putri Cnadrawathi. Apakah benda itu menjadi barang bukti atau tidak.
"Pakaian dalamnya Putri, ada enggak dijadikan barang bukti celana dalamnya?" tanya Kamaruddin.
Tensi yang panas dari pertanyaan Kamaruddin terkait dengan keberadaan celana dalam dari istri Ferdy Sambo itu membuat Febri Diansyah terdiam tak menjawab.
Sebelumnya Febri Diansyah juga sempat mengatakan bukti-bukti kekerasan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi.
Dari hasil laporan kekerasan seksual yang katanya disebut terjadi pada tanggal 7 Juli 2022 lalu sudah dihilangkan di dalam berkas dakwaan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?