SuaraCianjur.id- Kuat Maruf membacakan Pledoi atau Nota Pembelaan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Seperti yang diketahui kalau Kuat Maruf dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. Dia dinilai sudah terbukti ikut merencanakan pembunuhan berencana bersama Ferdy Sambo.
Dalam agenda sidang Pledoi, Kuat Maruf mengutip salah satu surat Ar-Rahman dalam Al-Quran. Kuat mengatakan kalau dirinya bukanla orang sadis yang tidak memiliki hati, dan tega menghabisi nyawa orang.
Kuat Maruf membacakan nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).
Dalam pembacaan Pledoi itu, Kuat mengutip Surat Ar-Rahman ayat sembilan.
"Yang Mulia Saya ingin mengutip ayat Al-quran sesuai dengan agama saya Islam. Surat Ar-Rahman ayat sembilan 'dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu'," kata Kuat Maruf.
Kuat Maruf juga mengatakan kalau dirinya bukanlah orang yang memiliki karakter atau sifat sadis, sampai tega membunuh orang yang sudah berbuat baik kepadanya.
"Demi Allah saya bukan orang sadis tega dan tidak punya hati, untuk ikut membunuh orang apalagi orang yang saya kenal baik dan pernah menolong saya," ungkap Kuat.
Bahkan kata Kuat maruf, kalau Brigadir J adalah orang yang sudah menolong dirinya. Dia mengaku kalau Brigadir J pernah memberikan sejumlah uangm untuk membantu membayar sekolah anaknya.
Baca Juga: Dituntut 8 Tahun Penjara Kuat Maruf Bela Diri Bantah Main Serong Sama Putri Candrawathi
Menurutnya ketika itu Kuat Maruf sudah dua tahun menganggur sebagai sopir dari keluarga Ferdy Sambo. Dalam situasi sulit ketika Kuat tidak bekerja, Brigadir J memberikan bantuan kepadanya.
"Almarhum Yosua juga baik kepada saya bahkan saat saya dua tahun tidak bekerja dengan Bapak Ferdy Sambo, almarhum Yosua pernah membantu saya dengan rezekinya. Karena pada saat itu anak saya belum bayar sekolah," kata Kuat.
Kuat Maruf sudah dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tuntutan dengan hukuman delapan tahun penjara yang dilayangkan oleh Jaksa, berdasarkan dakwaan premier Pasal 340 dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hukuman itu lebih ringan dibandingkan dengan hukuman maksimal yang mencapai pidana mati. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Jaksa Sebut Kuat Maruf Terlibat Pembunuhan Berencana Terhadap Brigadir J, Dituntut 8 Tahun Bui
-
Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf Harap-Harap Cemas Jalani Sidang Tuntutan, Terbebas dari Dakwaan?
-
Hakim Singgung Kejadian di Magelang Ilusi, Alasan Putri Candrawathi Enggan Visum Takut Ferdy Sambo Tak Cinta Lagi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Kesadaran Lingkungan Meningkat, Generasi Muda Mulai Ubah Cara Belanja dan Gaya Hidup
-
Bos Tempat Hiburan Malam di Labuhanbatu Ditangkap Saat Liburan ke Bandung, Ini Perannya
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
-
Batal ke Super League? Gelandang Keturunan Maluku Lebih Dekat ke Kasta Teratas Belgia
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian