SuaraCianjur.Id- Rocky Gerung, seorang pengamat politik dan dosen filsafat dari Universitas Indonesia, memperingatkan tentang konsumsi tanpa pengetahuan dalam masyarakat saat ini. Ia membicarakan tas Hermes sebagai contohnya dan mengkritik orang-orang yang memakai tas tersebut hanya karena harganya mahal tanpa mengetahui sejarah di balik brand tersebut.
Dikutip dari Youtube Eka Galery, Rocky jelaskan "Dulu Hermes itu disebut tasnya Grace Kelly, karena Grace Kelly pakai tas itu buat nutupi kandungan dia dari paparazi. Jadi sebetulnya dipakai buat melindungi privasi,".
Menurut Gerung, tas Hermes sebenarnya memiliki jejak yang tidak bersih dalam hal hak asasi manusia. Ia menceritakan bagaimana tas Hermes yang digunakan oleh artis Amerika Serikat Grace Kelly pernah digunakan untuk memukul petugas restoran karena rasis terhadap teman Kelly yang berkulit hitam.
Meskipun saat ini Hermes dikenal sebagai salah satu brand fesyen terbesar, ia sebenarnya dimulai sebagai toko baju zirah di Paris pada tahun 1837. Putra Thierry, Charles-Émile Hermès, memindahkan toko ke Paris dan memperkenalkan produk baru dari generasi ke generasi.
Pada tahun 1900, Hermes pertama kali memulai penjualan tas, dan pada tahun 1930-an, brand tersebut memperkenalkan tas kulit pertamanya yang sekarang dikenal sebagai "Kelly bag".
Saat ini, Hermes memiliki 311 toko di seluruh dunia dan lebih dari 15.000 karyawan. Gerung memperingatkan bahwa konsumsi tanpa pengetahuan dapat mengarah pada dukungan terhadap brand yang tidak bertanggung jawab dalam hal hak asasi manusia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya
-
Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?
-
Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?
-
Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang
-
Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel
-
WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!