SuaraCianjur.Id- Ferdy Sambo, terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, divonis hukuman mati oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Wahyu Iman Santoso.
Publik tampak bersorak-sorai dan merasa puas dengan vonis yang dijatuhkan, yang dinilai memenuhi rasa keadilan.
Vonis hukuman mati Ferdy Sambo juga menjadi perbincangan hangat di Twitter, dengan kata kunci 'Ferdy Sambo' dan 'Putri Candrawathi' memuncaki deretan trending topic.
"Happy Black Valentine Ferdy Sambo," ucap seorang warganet Twitter.
"Kita sudah menamatkan sidang Ferdy Sambo," tulis warganet.
"Ferdy Sambo divonis hukuman mati, kalau sampai dia gak terima dan masih mau ngajuin banding, kata gua dia bener-bener bukan manusia sih," kecam warganet.
Warganet memuji hakim Wahyu Iman Santoso karena berani dan tegas dalam menjatuhkan hukuman mati terhadap Ferdy Sambo.
"Ferdy Sambo divonis hukuman mati, tidak ada hal yang meringankan, tuduhan pelecehan ke Putri Chandrawathi gak ada buktinya, akhirnya ada keadilan untuk Keluarga Brigadir Yosua, Rest In Peace Yosua. Terimakasih Hakim Wahyu Iman Santoso telah memperlihatkan keadilan masih ada," puji warganet.
"Breaking News hari ini Ferdy sambo divonis hukuman mati dalam kasus Brigadir J. Sekian lama netizen dan publik nunggu keputusan ini. Pak hakim bener-bener menegakkan keadilan. Semoga para pelaku lainnya seperti Putri Candrawathi dapat hukuman setimpal. Gak ada banding lagi," komentar warganet.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak: Ferdy Sambo Pantas Dihukum Mati!
"Masih ada banding, kasasi, PK, masih lama prosesnya. Belum lagi KUHP yang baru harus percobaan 10 tahun, kalau berkelakuan baik bisa gugur hukuman matinya jadi pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun. We'll see. Tapi salut dan apresiasi untuk keputusan Majelis Hakim," jelas warganet.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Putih, Ini Standar Baru Kulit Cerah yang Sehat
-
Mudik Gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Simak Tujuannya
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan
-
Meski Dana BOS Belum Cair, Sekolah Jalankan SE Pengecatan dan Pemasangan Foto Bupati Kulon Progo
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Miskin Itu Bukan Takdir, Tapi Warisan yang Lupa Ditolak
-
Investasi Panas Bumi Rp1,5 Triliun di Luwu Utara Diduga Terafiliasi Israel, Siapa Beri Izin?
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Dilibas Bhayangkara 4-0, Pelatih Semen Padang: Pertandingan Lucu!
-
3 Eks Kepala KSOP Pelabuhan Belawan Ditahan di Kasus Dugaan Korupsi PNBP