SuaraCianjur.Id- Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, mengungkapkan bahwa KPK memeriksa dua saksi untuk mencari aset eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yang menjadi tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Salah satu dari dua saksi tersebut adalah Thomas Mandela Democratio, seorang mahasiswa.
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, bersama dengan Remon Reyanldo Lesilolo pada Senin, 6 Maret.
Dikutip dari Voi.Id, "Kedua saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya berbagai kepemilikan aset tersangka RL yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Ambon," ungkap Ali.
Penyidik KPK belum merinci jenis aset yang tengah diincar dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang menyeret mantan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.
Alih-alih, pihak berwenang terus berupaya melakukan pengejaran aset terkait dengan dugaan tindak pidana pencucian uang yang dihadapi oleh Louhenapessy.
Sebelumnya, Richard sudah dijerat oleh KPK dengan pasal pidana pencucian uang, yang merupakan kasus kedua yang menimpanya.
Sebelumnya, Richard Louhenapessy telah dijatuhi hukuman lima tahun penjara dalam kasus suap perizinan gerai Alfamidi oleh Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon pada 9 Februari.
Selain hukuman penjara, Richard juga dijatuhi denda sebesar Rp500 juta yang harus dibayarkan dalam waktu sebulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap atau diganti dengan penambahan masa penjara selama satu tahun.
Baca Juga: Kedua Keluarga Sudah Saling Bertemu, Rizky Febian dan Mahalini Segera Menikah
Dia juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp8 miliar karena terbukti menerima suap untuk memberikan izin gerai Alfamidi.
Saat ini, Richard juga menjadi tersangka dalam kasus pencucian uang dan KPK tengah melakukan upaya perampasan aset terkait dugaan tersebut. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Voi Id
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Heboh Cahaya Misterius Melintas di Langit Sumbar, BMKG Berikan Penjelasan
-
Film Menolak Punah Ungkap Mikroplastik Pakaian Sudah Masuk ke Sperma hingga ASI
-
Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati, Warganet: yang Harus Diubah Itu Sikap!
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Langit Lampung Membara: Misteri Cahaya Api yang Bikin Warga Teriak Rudal
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib