SuaraCianjur.Id- Overthinking atau berpikir berlebihan adalah kecenderungan seseorang untuk terus-menerus memikirkan suatu situasi atau masalah secara berulang-ulang, hingga menyebabkan kecemasan dan stres yang berlebihan.
Meskipun terkadang overthinking bisa membantu seseorang memecahkan masalah, namun jika dilakukan terus-menerus dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional.
Dilansir dari beberapa sumber, Menurut Dr. Helen Odessky, seorang psikolog klinis dan penulis buku "Stop Anxiety From Stopping You", "Overthinking dapat menyebabkan seseorang kehilangan fokus pada saat ini dan memperburuk kecemasan yang dirasakan."
Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah naik dan menyebabkan gangguan pada tidur.
Dr. Marla Deibler, seorang psikolog klinis dan direktur pusat terapi dan konseling di The Center for Emotional Health of Greater Philadelphia, mengatakan, "Berlebihan memikirkan sesuatu dapat menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan dan perasaan tertekan.
Ini juga dapat menyebabkan keputusan yang buruk karena seseorang menjadi terlalu fokus pada kemungkinan-kemungkinan negatif."
Meskipun overthinking bisa menjadi kebiasaan yang sulit diubah, namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya pada kesehatan mental dan emosional.
Dr. Deibler menyarankan untuk melakukan mindfulness atau meditasi, yaitu cara untuk fokus pada saat ini dan mengurangi kekhawatiran tentang masa depan.
Dr. Odessky juga menambahkan bahwa mengalihkan perhatian ke aktivitas lain, seperti olahraga atau hobi, juga bisa membantu mengurangi overthinking.
Baca Juga: Mediasi Gagal, Aldila Jelita Beberkan Percakapan dengan Indra Bekti, Fix Pisah?
Namun, penting juga untuk memahami bahwa overthinking bukanlah hal yang buruk sepenuhnya.
Terkadang, berpikir berlebihan dapat membantu seseorang memecahkan masalah yang kompleks.
Sebagai manusia, kita membutuhkan waktu untuk memproses informasi dan memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Yang penting adalah menemukan keseimbangan antara berpikir dan bertindak.
Dalam kata-kata Dr. Odessky, "Penting untuk menemukan cara yang sehat untuk berpikir, dan tidak mengizinkan overthinking mempengaruhi kesehatan mental dan emosional kita."
Jadi, overthinking adalah hal yang wajar dan dapat membantu dalam beberapa situasi, namun jika dilakukan secara berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional.
Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan dalam berpikir dan bertindak, serta mencari cara yang sehat untuk mengurangi dampak overthinking pada diri sendiri. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Tak Diakui Anak, Pria di Bulukumba Bunuh Ayah Kandung dan Mutilasi Tubuh Korban
-
Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan
-
Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat
-
5 Rekomendasi Drama Korea tentang Realitas di Balik Industri Hiburan
-
Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal
-
Prabowo Saksikan 10 MoU RIKorea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis
-
Sinopsis Northern Wei Dynasty, Drama China Terbaru Yang Mi dan Liu Xue Yi
-
Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit
-
WFH ASN Setiap Jumat, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Jadi Ajang 'Long Weekend'
-
3 Rekomendasi HP Lipat dengan Harga Lebih Bersahabat di Pasar Indonesia