SuaraCianjur.Id- Generasi sandwich adalah istilah yang merujuk pada generasi yang berada di tengah-tengah antara merawat orang tua lanjut usia dan merawat anak-anak mereka sendiri.
Generasi ini seringkali mengalami tekanan dan stres yang tinggi, karena mereka harus mengatasi tuntutan yang berbeda antara peran sebagai orang tua dan peran sebagai anak yang merawat orang tua.
Dr. Kerry Burnight, seorang ahli kesehatan gerontologi di University of California-Irvine dalam tulisannya berjudul "The Good Caregiver: 7 Strategies for a Healthier Family Life" menjelaskan bahwa generasi sandwich seringkali mengalami stres yang berkaitan dengan peran sebagai caregiver dan kesulitan menyeimbangkan kebutuhan mereka sendiri dengan kebutuhan orang yang mereka rawat.
Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka, dan dapat meningkatkan risiko mereka untuk mengalami depresi dan kecemasan.
Selain itu, generasi sandwich juga mengalami beban finansial yang tinggi karena harus membiayai perawatan orang tua mereka dan biaya pendidikan anak-anak mereka.
Hal ini dapat meningkatkan tingkat stres dan kecemasan, serta dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.
Untuk mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan oleh peran sebagai generasi sandwich, para ahli merekomendasikan untuk mencari dukungan dan bantuan dari keluarga, teman, atau ahli kesehatan mental.
Dr. Burnight menyarankan agar generasi sandwich menetapkan batas yang jelas antara waktu untuk merawat orang tua dan waktu untuk diri sendiri, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi stres seperti meditasi atau olahraga.
Generasi sandwich memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami tekanan dan stres, yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 Diisi 7 Pemain Keturunan, Sekuat Apa?
Studi menunjukkan bahwa mereka mengalami tingkat depresi yang lebih tinggi dan stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan generasi yang tidak berada dalam posisi ini.
Untuk mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan oleh peran sebagai generasi sandwich, para ahli merekomendasikan untuk mencari dukungan dan bantuan dari keluarga, teman, atau ahli kesehatan mental.
Mereka juga menyarankan untuk menetapkan batas yang jelas antara waktu untuk merawat orang tua dan waktu untuk diri sendiri, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi stres seperti meditasi atau olahraga. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Burnight, K. (2019). The Good Caregiver: 7 Strategies for a Healthier Family Life. Hachette UK.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia