/
Kamis, 06 April 2023 | 16:24 WIB
Ilustrasi Polisi Israel serang warga Palestina. Polisi ISrael lagi-lagi melakukan serangan kepada warga Palestina yang sedang beribadah. lasana mereka sebaai bentuk balasa dendam (Foto: Suara.com/ EMMANUEL DUNAND - AFP)

SUARA CIANJUR -  Di bulan Ramadan yang merupakan bulan suci bagi umat muslim, Polisi Israel malah kembali melakukan penyerangan terhadap puluhan umat muslim, yang sedang melaksanakan ibadah di komplek Masjid Al-Aqsha, Rabu (5/4) kemarin.

Israel mengklaim penyerangan tersebut sebagai tindakan balas dendam, karena sebelumnya milisi Hamas telah menembakkan sembilan roket dari Gaza, ke wilayah Israel seperti yang dikutip dari Reuters.

Dalam video yang beredar di akun Instagram @eye on Palestine, Polisi Israel tertangkap basah melakukan pemukulan pada jamaah yang sedang beribadah di Al-Aqsha.

Polisi yang beratribut lengkap tersebut memasuki ruang Masjid Al-Aqsha, lantas memukuli puluhan kaum muslim tersebut menggunakan tongkat. Hal itu pun membuat konflik di tepi barat perbatasan makin memanas.

Akibat penyerangan Israel tersebut, setidaknya tujuh orang muslim Palestina mengalami luka-luka usai bentrok dengan polisi Israel.

Tindakan Polisi Israel menuai kecaman dari warga Palestina, dan seluruh umat Muslim di dunia. Jubir Palestina pun mengutuk tindakan keji Israel di tempat yang suci tersebut.

"Kami memperingatkan pendudukan agar tidak melanggar garis merah di situs-situs suci, yang akan menyebabkan ledakan besar," kata juru bicara untuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh.

Ketegangan antara Palestina dan Israel berlangsung meningkat dalam setahun terakhir. Dikhawatirkan, puncaknya disinyalir akan terjadi pada bulan ini, yang mana bulan suci umat Muslim kali ini bertepatan dengan hari Paskah Yahudi dan Kristen. (*/Masnurdiansyah)

Baca Juga: AFC Kutuk Keras Tindakan Israel Kepada Palestina, FIFA Kapan? Sinyal Peluang Untuk Indonesia Tampil di Piala Dunia U20?

Load More