SUARA CIANJUR- Kepolisian memastikan kalau rekayasa lalu lintas yang akanditerapkan dalam arus mudik lebaran tahun 2023 ini, tidak akan menutup arus kendaraan dari arab Bandung Jakarta.
Menurut Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat, dipastikan arus one way atau satu arah pada saat pengaturan mudik Lebaran 2023 yang dilakukan di Jalur Tol Trans Jawa, tidak akan menutup arus kendaraan ang datang dari Bandung menuju Jakarta.
Menurut Dirlantas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Wibowo, penerapan rekayasa one way dipastikan akan diterapkan dari KM 70 Tol Cikampek-Palimanan, atau dari kawasan Gerbang Tol Cikatama ke arah timur.
Jadi one way dari arah barat kata dia dilakukan setelah Simpang Susun Cikampek.
"Jadi kalau tahun lalu itu one way mulai dari KM 47 dan itu konsekuensinya menutup arus dari arah Tol Purbaleunyi, yang mengarah ke Jakarta. Kalau sekarang, one way mulai dari KM 70," ungkap Kombes Pol Wibowo di Mapolda Jabar.
Namun rekayasa lalu lintas contra flow kata dia, berpotensi bisa saja diterapkan di jalur B (atau jalur arah Jakarta, mulai dari KM 47. Hal itu karena terkini Tol Jakarta-Cikampek sudah punya empat lajur ditambah dengan bahu jalan.
"Kalau pun diberlakukan contra flow nantinya tetap menyisakan dua lajur, dari arah Bandung yang menuju ke Jakarta," jelasnya.
Kebijakan one way yang diterapkan mulai dari KM 70, dilakukan sebagai langkah antisipasi adanya kendaraan pemudik yang tertahan di jalur Tol Purbaleunyi, akibat adanya penerapan one way yang dilakukan di KM 47 seperti yang terjadi di tahun lalu.
"Intinya masyarakat yang dari arah Bandung itu tidak akan kita tutup. Kalau terjadi rekayasa, itu pun adalah contra flow," tegas Wibowo.
Baca Juga: Antisipasi Pengamanan Mudik Lebaran, TNI Kerahkan Sekitar 18.000 Pasukan
Bisal terjadi penerapan contra flow, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah tahap seperti dari menyediakan pembatas jalan, sampai petugas yang aharus disiagakan.
Bukan itu saja, arus dari Jakarta menuju ke Bandung bakal diarahkan supaya tetap di Jalur A agar bisa masuk ke Tol Purbaleunyi, dan tidak masuk ke lajur contra flow.
Namun semuanya akan disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang terjadi saat di lapangan nanti. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tayang 28 April, Wanna One Reuni di Varietas WANNA ONE GO: Back To Base
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Banyak Hadiah Mobil dan Motor! Cara Pemprov Sulsel Rayu Warga agar Taat Bayar Pajak
-
Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi
-
BRI Tetapkan Recording Date 22 April 2026, Dividen Rp52,1 Triliun
-
Karya Hendri Teja: Membayangkan Gejolak Batin Tan Malaka Lewat Fiksi
-
Soroti Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Melanie Subono: Itu Bukan Candaan!
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Viral Napi Korupsi Asyik Ngopi di Luar Rutan, Petugas Pengawal Langsung Dicopot
-
Sekolah Riau Dilarang Gelar Perpisahan Mewah di Hotel, Bikin Beban Ortu!