SUARA CIANJUR - PAN memberikan sinyal bahwa partai-partai yang sedang menjajaki Koalisi Besar akan bertemu kembali dalam momen halal bi halal pada hari raya Idul Fitri 2023.
"Iya pasca lebaran rencananya akan ada halal bi halal kebangsaan hehe. Ditunggu ya," ucap Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga.
Meskipun begitu, Viva belum secara jelas mengungkapkan apakah pertemuan sekaligus halal bi halal Koalisi Besar atau Kebangsaan akan terjadi dan juga belum menyebutkan siapa yang akan menjadi tuan rumah dalam pertemuan tersebut.
Di sisi lain, Ketua DPP Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno, mengungkapkan bahwa penjajakan Koalisi Besar masih berlangsung hingga saat ini dan Koalisi Besar masih terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung.
"Koalisi besar terus berjalan, dan tidak menutup kemungkinan untuk siapapun bergabung. Kami juga tidak bergantung kepada siapa pun selain komunikasi yang intens dengan sesama pimpinan parpol," sebutnya.
Dave menyatakan bahwa terkait dengan deklarasi Koalisi Besar, Partai Golkar akan mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh KPU RI. Menurutnya, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam hal ini.
"Kita berjalan sesuai jadual dari KPU. Jadi jangan tergesa-gesa, agar tepat dengan waktunya," ujarnya.
Sebelumnya, Viva Yoga menyatakan bahwa Koalisi Besar belum diresmikan bukan karena menunggu kehadiran partai politik tertentu seperti PDIP, melainkan karena masih menunggu lebih banyak kesepakatan sebelum diumumkan secara resmi.
"Tidak menunggu siapa-siapa tapi menunggu lebih banyak lagi titik temu di antara lima parpol," jelas Viva.
Baca Juga: Tak Punya Utang, Ternyata Segini Harta M Adil sampai Nekat Gadaikan Kantor Bupati Meranti
Menurut Viva Yoga, titik temu yang dimaksud adalah untuk memperjelas pandangan dan menghilangkan perbedaan yang ada antara partai-partai dalam Koalisi Besar.
Hal ini terutama penting karena masing-masing partai masih memiliki kepentingan yang berbeda, seperti masalah kandidat presiden dan wakil presiden.
"Dan nanti hasilnya pasangan calon yang akan kita usung adalah merupakan paslon yang secara kolektif hasil keputusan secara bersama," terangnya.
Viva menyatakan bahwa PAN percaya bahwa meskipun setiap partai memiliki kepentingan sendiri, kepentingan tersebut dapat diatasi melalui diskusi.
"Tapi bagi PAN meyakini kalau kepentingan subjektif parpol di taro di meja perundingan saya rasa akan ada jalan tengah titik temu sehingga proses penentuan calon bisa kolektif kolegial secara mufakat tidak voting," tuturnya. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah
-
Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia
-
J.Y. Park, TWICE, dan Stray Kids Resmi Gabung Voting Member Grammy Awards
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Inilah Mobil Terlaris Honda, Bukan WR-V!
-
Promotor Ngelu Kurang Venue Konser, Menpar Widiyanti Lirik Investasi Bareng Danantara
-
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
-
Sayangkan Adanya Ancaman Bom Saat MPLS, Menteri PPPA Minta Rasa Aman Anak Segera Dipulihkan
-
Purbaya Ogah Buru Orang Kaya RI demi Kejar Target Pajak: Saya Tak Akan Potong Angsa Emasnya
-
Fasilitas Publik Hancur, DPRD DKI Minta Sanksi Pidana Bagi Pemilik Truk Penyebab JPO Ambruk
-
Kami Bermain Ceroboh: Pengakuan Jujur Mbappe Usai Prancis Dipermalukan Spanyol