SUARA CIANJUR - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang melakukan penilaian terhadap pembangunan Jalan Tol Puncak.
Proyek ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 25 triliun.
Triono Junoasmono, Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, menyatakan bahwa saat ini terdapat pihak pemrakarsa yang tertarik untuk mengusulkan investasi dalam proyek Jalan Tol Puncak.
Meskipun telah dilakukan penelaahan, namun pihak pemrakarsa tersebut belum diungkapkan.
"Saat ini sudah ada pemrakarsa yang tertarik untuk mengusulkan investasi di Jalan Tol Puncak. Saat ini calon pemrakarsa sedang siapkan kajian, mudah-mudahan waktu dekat akan disampaikan ke PUPR untuk kami kaji," katanya.
Menurut Triono, jalan tol baru ini akan terhubung secara langsung dengan jalan tol yang sudah ada, yaitu Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).
"Kalau dari jalur masuk Tol Bocimi nanti bisa lanjut ke puncak tembus Cianjur. Ini nanti sifatnya tol to tol. Tapi spesifiknya seperti apa nanti diusulkan langsung secara keseluruhan atau bertahap, itu yang kami akan tunggu," tuturnya.
Triono mengungkapkan bahwa saat ini pemrakarsa telah mendapatkan izin untuk melakukan studi kelayakan atau feasibility study (FS).
Berdasarkan pemetaan, Jalan Tol Puncak diharapkan akan memiliki panjang sekitar 50-52 km dari Caringin hingga Cianjur.
Baca Juga: Nikita Mirzani Akhirnya Buka Mulut soal Rumor Cinta Terlarang Anaknya dengan Mantan Suami
"Itu (pintu masuk awal) dari Bocimi. Nanti akan kami sodet lanjutan ke Cianjur. Proses pengerjaan terbagi menjadi beberapa seksi, perkiraan 5 seksi. Itu sedang didalamkan, apakah diusulkan (pengerjaan) seksi 1-2 (terlebih dulu) atau bagaimana, kami masih menunggu. Belum bisa kita jawab secara detil. Bola masih di pemrakarsa," jelasnya.
Menurut Triono, pemerintah merespon positif usulan pembangunan Jalan Tol Puncak.
Tujuan dari pembangunan jalan tol ini adalah untuk mengurangi kemacetan pada ruas non-tol yang ada.
"Perkiraan, dari hasil kajian, (kebutuhan dana) sekitar hampir Rp 25 triliun. Tapi ini masih tentatif, ini masih di pemraksrsa. Itu akan bertahap. Tidak langsung full. Mereka akan langsungkan, dari Caringin, Cisarua, Gunung Mas. Ini yang dalam waktu dekat akan kita push ke sana," terangnya. (*)
SUMBER: INSTAGRAM AKURATCO
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
Terkini
-
IHSG Melesat, Gairah Pasar Modal di Tengah Ancaman Krisis Timur Tengah
-
Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell
-
Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?
-
Cerita Fisioterapis Persib Gerlando Santos Terpikat Bandung, Ngaku Betah dan Ingin Menetap
-
Tayang Paruh Pertama, Varietas The Great Guide 3 Pilih Maroko dan Ethiopia
-
Waspada Korsleting, Ini 7 Cara Ampuh Mencegah Tikus Menggigit Kabel Mobil
-
Update Harga Emas Pegadaian 20 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24
-
Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting
-
Dalam Sujudku: Film Inspiratif tentang Cinta, Doa, dan Keutuhan Keluarga
-
Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF, Ini Pembelaan Kurniawan