Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menyebut 60 persen pengguna jalan menyatakan gembira bahwa perjalanan mudik dan arus balik ke arah tujuan saat Lebaran 2023 relatif lancar.
Hal tersebut diutarakan oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Triono Junoasmono dalam Diskusi Evaluasi Mudik dan Arus Balik Lebaran 2023 di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (10/5/2023).
Ia menuturkan meskipun tahun ini banyak yang melakukan mudik tapi tidak menimbulkan kemacetan.
“Pada lebaran lalu kita melihat berjalan dengan lancar, dengan kordinasi semua pihak terkait yang sangat kompak, kami juga melakukan persiapan, kajian sehingga diharapkan pada waktu itu berjalan lancar,” ungkap Triono.
Ia menjelaskan, dari data yang ada, sekitar 123,8 juta orang melakukan mudik di tahun ini dan animo masyarakat yang sangat besar tersebut sudah diprediksi dan disiapkan berbagai rencana yang akhirnya berjalan lancar.
Triono menerangkan bahwa Jawa tengah jadi pusat tujuan mudik masyarakat dan ia memastikan ada tiga faktor kunci keberhasilan pada mudik tahun ini yaitu ketersediaan kesiapan infrastruktur dimana ruas jalan tol siao beroperasi, tambahan 11 tol fungsional dan menambah berbagai pelayanan seperti rest area.
"Kebijakan cuti bersama juga sangat penting, lalu manajemen lalu lintas oleh kepolisian, seperti one way, contra flow dan ganjil genap. Perilaku masyarakat juga berperan dimana kami terus mengimbau tertib, disiplin dan update informasi melalui aplikasi dan media sosial," ucap Triono.
Mengenai Jalan tol fungsional, Triono menilai berjalan dengan baik dan respon dari pengguna juga positif. "Ada masukan kepada kami agar tol fungsional buka 24 jam, meskipun peminatnya banyak tapi kami kembalikan ke pihak kepolisian," imbuh Triono.
"Untuk tempat istirahat, tidak hanya menambah fasilitas, kami juga menambah jumlah toilet lalu bersama korlantas kami mengatur traffic flow, masyarakat kita arahkan parkir di dalam meskipun memang belum 100 persen tapi itu mengurangi kemacetan di jalan tol," tambahnya.
Baca Juga: Cak Imin Akan Temui Jusuf Kalla Malam Ini, Berikut Agendanya
Ke depan, Triono melanjutkan bahwa akan ada beberapa strategi, seperti menyiapkan tambahan lajur di beberapa ruas tol yang identik dengan titik kelelahan. "Titik itu kami siapkan lajur di rest area di Cipali, masing-masinh 1,5 km. Idealnya ke depan kami akan menyiapkan tambahan lajur secara menyeluruh," ungkap Triono.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Sudah Mualaf Sebelum Bertunangan? Detik-Detik Mahalini Mengucap Syahadat Terekam Kamera
-
Purwakarta Jaring Banyak Wisatawan Saat Lebaran, Sate Maranggi Jadi yang Terbanyak
-
Berkah, Okupansi Mal Meningkat Selama Ramadan dan Lebaran Kemarin
-
Unggah Foto Lebaran Bersama Mahalini, Rizky Febian Diminta Warganet Tak Pindah Agama
-
Koar-koar Kecewa Indah Permatasari Tak Sungkem Lebaran, Nursyah Ternyata Ngumpet di Kamar
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan