SUARA CIANJUR - Ketika Menko Polhukam RI, Mahfud MD, mengungkapkan adanya dugaan tiga partai politik yang menerima dana dari proyek Base Transceiver Station (BTS 4G) Kemenkominfo, perhatian publik segera tertuju pada isu ini.
Menko Polhukam merupakan salah satu tokoh penting dalam pemerintahan Indonesia, dan pernyataannya mengenai dugaan penerimaan dana tersebut menjadi perhatian serius bagi masyarakat.
Partai politik pertama yang disebutkan dalam dugaan tersebut adalah NasDem.
NasDem merupakan salah satu partai politik yang cukup dikenal di Indonesia dan memiliki sejumlah anggota di parlemen.
Dugaan penerimaan dana dari proyek BTS 4G Kemenkominfo oleh NasDem tentu menimbulkan pertanyaan, ditambah dengan kaitannya Johnny G. Plate dari partai tersebut yang menjadi tersangka dalam kasus BTS 4G.
Selain NasDem, partai politik kedua yang disebutkan dalam dugaan penerimaan dana tersebut adalah PDIP.
PDIP merupakan partai politik dengan basis massa yang cukup kuat di Indonesia.
Dugaan adanya penerimaan dana dari proyek BTS 4G Kemenkominfo oleh PDIP menimbulkan pertanyaan serupa mengenai etika politik dan transparansi keuangan partai tersebut.
Gerindra, partai politik yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, juga disebutkan dalam dugaan penerimaan dana dari proyek BTS 4G Kemenkominfo.
Baca Juga: Bareskrim Polri Periksa Adik Nindy Ayunda Terkait Kasus Senpi Ilegal Dito Mahendra
Gerindra adalah salah satu partai politik yang memiliki basis massa yang cukup besar dan merupakan salah satu kekuatan politik yang signifikan di Indonesia.
Jika dugaan ini benar, maka hal ini juga akan berdampak pada citra partai tersebut dan kredibilitasnya di mata publik. (*)
(*/Haekal)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
Terkini
-
5 Fakta Keluarga Besar Ragnar Oratmangoen: Dari Sutradara, Musisi, Dubes hingga Bupati
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
-
Mendag Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas, Ini Alasan Kuat di Baliknya!
-
Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed, Ressa Ingin Bertemu
-
Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Sinopsis Sold Out on You, Drama Korea Komedi Romantis Terbaru Ahn Hyo Seop
-
Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?