SUARA CIANJUR - Redenominasi atau penyederhanaan nilai rupiah telah menjadi sorotan utama masyarakat setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan persiapan yang telah dilakukan untuk desain dan tahapan redenominasi.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam sebuah konferensi pers mengungkapkan bahwa upaya penyederhanaan rupiah dari Rp 1.000 menjadi Rp 1 telah direncanakan sejak lama, mulai dari perancangan hingga tahap pelaksanaannya.
Meskipun demikian, Perry Warjiyo menekankan bahwa redenominasi harus dilakukan dengan mempertimbangkan tiga faktor penting dalam situasi ekonomi negara.
Pertama, kondisi makroekonomi yang stabil diperlukan sebagai landasan yang kokoh untuk melaksanakan redenominasi.
Kedua, stabilitas sistem keuangan dan moneter juga menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan dalam kebijakan ini.
Dan yang ketiga, kondisi sosial dan politik yang kondusif perlu dijamin agar redenominasi dapat berjalan dengan baik.
Perry Warjiyo juga meminta kesabaran dari masyarakat, mengingat redenominasi adalah kebijakan yang membutuhkan perhatian besar, dan keputusan akhir akan diambil oleh pemerintah.
Redenominasi nilai rupiah bertujuan untuk mengurangi jumlah digit pada uang kertas dan koin yang beredar, sehingga memudahkan transaksi dan administrasi keuangan.
Dengan adanya penyederhanaan nilai rupiah, diharapkan akan terjadi efisiensi dalam pengelolaan uang dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Viral! Gedung DPR disebut "gedung korupsi" di Maps
Selain itu, redenominasi juga dapat memberikan dampak psikologis yang positif kepada masyarakat, dengan memberikan persepsi bahwa nilai uang yang dimiliki lebih tinggi. (*)
Berita Terkait
-
MK Ancam Bubarkan Partai Politik Terlibat Politik Uang: Langkah Tegas Melawan Praktik Korupsi
-
Usaha Indekos Mewah Milik Rafael Alun Belum Tersentuh Tanda Sita KPK, Terdapat Bukti Penghuni Aktif
-
Datangkan Argentina, Erick Thohir Tegaskan Bukan Sensasi tapi Cari Untung, Segini Targetnya!
-
Kisah Kontroversial Tagihan Hutang: Ibu dan Anak vs Pihak Berhutang, yang Ngutang Lebih Galak
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati