SUARA CIANJUR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita sejumlah aset milik Rafael Alun Trisambodo, eks pejabat Ditjen Pajak yang terjerat kasus tindak pidana pencucian uang.
Dalam operasi terbaru, KPK belum berhasil memasang plang sita di bangunan indekos mewah yang dimiliki oleh Rafael di Jalan Mendawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Mengutip dari laman Suara.com, pantauan tim yang melakukan pantauan di lokasi melihat bahwa beberapa kamar di indekos mewah tersebut masih terisi oleh penghuni.
Bukti keberadaan penghuni terlihat dari tumpukan sandal dan sepatu yang terletak di depan kamar-kamar tersebut.
Meskipun rumah indekos ini menjadi bagian dari aset yang disita oleh KPK, plang sita belum dipasang di lokasi tersebut.
Selain itu, usaha kontrakan milik Rafael Alun di Srengseng, Jakarta Barat juga belum diberi plang sita oleh KPK.
Kontrakan ini memiliki 21 pintu dan berbentuk klaster atau komplek. KPK telah menyita aset ini sebagai bagian dari penyidikan tindak pidana pencucian uang yang menjerat Rafael.
Rumah indekos Rafael Alun di Jalan Mendawai memiliki desain yang mewah. Ketika memasuki pintu utama, terdapat lobi kecil yang kemudian mengarah ke deretan kamar tidur.
Terlihat dari luar, rumah indekos ini memiliki beberapa balkon mini yang terhubung langsung ke kamar-kamar penyewa.
Di halaman rumah indekos yang berlantai dua ini, terparkir dua mobil yang diklaim milik penyewa kos.
Menyitat dari Suara.com, “Iya, itu kosan milik Rafael Alun,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Namun, penjaga indekos yang diketahui bernama Albert sedang tidak ada di lokasi ketika wartawan Suara.com mencoba untuk berbicara dengannya.
“Lagi keluar, gak tau ke mana,” tutupnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
KDM Waspadai Kiamat Ekologi: Kerusakan Bogor Ancam Jakarta, Bekasi, hingga Karawang
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut Hanny Kristianto, Mualaf Center Indonesia Kena Getahnya