SUARA CIANJUR - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, diduga terlibat dalam kasus korupsi BTS Kominfo.
Keterlibatannya diduga terkait dengan dugaan pengembalian uang sebesar Rp27 miliar oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.
Ahmad A. Hariri, seorang peneliti dari Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), menyatakan bahwa jumlah uang yang diduga berasal dari kegiatan korupsi BTS Kominfo sangat besar dan tidak mungkin dinikmati sendiri.
Herdiansyah Hamzah, seorang peneliti dari Pusat Studi Anti Korupsi (Saksi) di Universitas Mulawarman, mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan kasus korupsi BTS Kominfo melibatkan banyak orang, termasuk orang-orang di sekitar istana.
Hal ini dikarenakan pengendalian terhadap kebijakan secara keseluruhan selalu bergantung pada kekuasaan.
Sebagai putra Presiden, hubungan yang diduga dimiliki Kaesang dengan penyelewengan dana publik telah meningkatkan kekhawatiran tentang nepotisme dan penyalahgunaan kekuasaan.
Presiden Joko Widodo telah menyatakan komitmennya untuk memberantas korupsi di Indonesia dan menekankan bahwa tidak ada yang akan mendapatkan perlakuan khusus atau perlindungan, termasuk anggota keluarganya sendiri, jika terbukti bersalah.
Ia mendorong lembaga penegak hukum untuk melakukan penyelidikan yang adil dan menyeluruh guna mengungkap kebenaran dan memastikan keadilan terwujud. (*)
Baca Juga: Apa yang Akan Terjadi Jika Bergabung dengan Koalisi KIR di Pilpres 2024?
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto Mengunjungi Istana Negara untuk Bertemu Jokowi, Bahas Hal Ini
-
Prabowo Subianto Ingin Berkuasa di Indonesia, Tapi Memerlukan Hal Ini!
-
Ini Janji Prabowo Subianto terhadap Program Jokowi yang Sudah Dirintis Sebelumnya
-
Kuasa Hukum Irwan Hermawan akan Diperiksa Kejagung, Terkait Aliran Dana Korupsi Menara BTS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan