SUARA CIANJUR - Mendapatkan anak laki-laki merupakan harapan sebagian pasangan orang tua. Dokter Boyke memberikan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang memiliki keturunan anak laki-laki.
Bagi pasangan suami istri yang tengah mendambakan anak laki-laki, mungkin bisa mengikuti cara ini. Cara pertama adalah berhubungan badan pada masa subur.
Dokter Boyke mengatakan bahwa melakukan hubungan intim tepat pada masa subur dapat memperbesar peluang sperma Y untuk membuahi sel telur.
Masa subur tersebut terhitung 14 hari setelah menstruasi pertama. Sperma Y memiliki bentuk yang lebih kecil dan gesit, serta hanya bisa bertahan selama 48 jam di dalam rahim.
Selain itu, mengatur pola makan juga menjadi poin penting dalam upaya mendapatkan anak laki-laki. Sperma anak laki-laki hanya bisa bertahan selama 48 jam di dalam rahim yang berada dalam kondisi asam.
Untuk membuat rahim lebih basa, disarankan untuk meningkatkan konsumsi sayur dan daging. Sayur seperti brokoli, jagung manis, bayam, kelapa muda, dan kacang panjang baik untuk sang ibu, sedangkan untuk sang ayah bisa menambah asupan daging, jamur, pisang, seafood, dan makanan asin.
Selanjutnya, metode lain yang disarankan adalah membasuhkan air baking soda pada vagina sebelum berhubungan badan.
Calon ibu dapat membuat larutan satu gelas air dengan 1 sendok teh baking soda dan membilas vagina dengan larutan tersebut 15 menit sebelum berhubungan intim.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan kondisi alkali dalam vagina, yang dapat mendukung keberlangsungan sperma Y.
Meskipun cara-cara tersebut diklaim oleh Dokter Boyke, penting untuk diingat bahwa faktor genetik dan keberuntungan juga memainkan peran dalam menentukan jenis kelamin anak.
Selain itu, perlu diingat bahwa kehamilan dan kelahiran anak yang sehat adalah yang terpenting.
Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan saran yang tepat terkait proses kehamilan dan kelahiran.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Tembus Rp28 Jutaan di Vietnam, Apa Bedanya Honda Vario 125 Street 2026 dengan Versi Indonesia?
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
-
Empat Bulan Pertama 2026, BRI Salurkan KUR Rp4,272 Triliun di Bali Nusra
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
Menggugat Integritas di Balik Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI