SUARA CIANJUR - Buah lerak merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai pengganti detergen yang ramah lingkungan.
Buah lerak, juga dikenal sebagai "soapnuts" dalam bahasa Inggris, berasal dari tanaman Sapindus yang tumbuh di beberapa wilayah seperti Asia Selatan dan Tenggara.
Sementara di Indonesia, Buah Lerak bertumbuh di Pulau Jawa. Buah yang mirip dengan buah kurma ini memiliki segudang manfaat.
Dengan kandungan getah alkaloid beracun, buah ini dapat menghasilkan busa pembersih. Uniknya, busa yang dihasilkan merupakan busa alami yang tidak mengiritasi kulit dan aman utuk kulit yang sensitif.
Hasil dari busa itu dapat dijadikan sebagai detergen alami yang tentunya aman bagi lingkungan.
Untuk penggunaannya sebagai detergen, dapat digunakan lerak cair atau langsung memasukan buah utuhnya kedalam kantong dan dimasukan ke dalam mesin cuci.
Selain fungsinya sebagai detergen, buah lerak ini juga dapat digunakan sebagai pembersih piring dan alat makan.
Namun, perlu dicatat bahwa penggunaan buah lerak mungkin tidak memiliki daya cuci yang sekuat detergen kimia, terutama untuk noda yang sulit.
Oleh karena itu, dalam beberapa kasus, mungkin perlu dilakukan perendaman atau penggunaan produk pembersih tambahan untuk mengatasi noda yang membandel.
Baca Juga: Gisel Banjir Nyinyiran Gegara Diisukan Balikan dengan Rino Seodarjo: Gonta-ganti Terus
Meski begitu, satu langkah kecil untuk lingkungan dapat membantu bumi kita hidup lebih lama. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Markas Pig Butchering Sukoharjo Digulung: 11 WNA Jadi Tersangka, Kuras Rp41,1 Miliar Milik Warga US
-
iPhone 18 Pro Dikabarkan Punya Dua Kapasitas Baterai Berbeda, Ini Detailnya
-
Alasan Keamanan, Dua Laga Timnas Indonesia Putri Dipastikan Tanpa Penonton
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Saat Semua Orang Ingin Didengar, Pancasila Mengajarkan Kita untuk Mendengar
-
Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu
-
Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19
-
Menilik Esensi Less Waste di Era Digital, Perlu Kritis Sebelum Checkout?