SUARA CIANJUR - Kontroversi meletus setelah Mahkamah Agung (MA) memberikan diskon hukuman kepada Ferdy Sambo dan rekan-rekannya dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Keputusan tersebut telah menghebohkan publik dan menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi dan transparansi dalam sistem peradilan.
Herdiansyah Hamzah, seorang dosen hukum dari Universitas Mulawarman (Unmul), telah memberikan saran kepada publik untuk melaporkan majelis hakim yang mengeluarkan putusan kasasi tersebut kepada Komisi Yudisial (KY).
Menurutnya, ini adalah langkah yang sah dan dibenarkan oleh undang-undang untuk mengajukan keluhan terhadap keputusan hakim yang dianggap kontroversial atau meragukan.
Selain itu, dalam pandangan Castro, panggilan akrabnya, ia mempertanyakan keputusan diskon besar-besaran dalam hukuman untuk para terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana ini.
Keputusan semacam itu, yang secara signifikan mengurangi hukuman terhadap terdakwa, memang memunculkan keraguan dan keprihatinan di kalangan publik.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem peradilan. Publik memiliki hak untuk memahami dasar hukum dan pertimbangan yang mendasari putusan hakim, terutama dalam kasus serius seperti pembunuhan berencana.
Dengan adanya perdebatan dan pertanyaan mengenai putusan ini, diharapkan akan ada klarifikasi yang memadai dari pihak berwenang untuk menjaga integritas dan kepercayaan terhadap sistem peradilan. (*)
Baca Juga: Foto Ferdy Sambo di Meja Makan Beredar, Bebas dari Penjara?
Berita Terkait
-
Foto Ferdy Sambo di Meja Makan Beredar, Bebas dari Penjara?
-
Kasus Dugaan Suap di Mahkamah Agung, KPK Bergerak Maju dengan Pemeriksaan Windy Idol dan Enam Saksi Lainnya
-
Kasus Ferdy Sambo Mencapai Babak Baru, Ajukan Kasasi dan Apakah Diterima?
-
Bripka Ricky Rizal Ajukan Kasasi setelah Permohonan Banding Ditolak, Akankah Diterima?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
-
Kesetaraan Gender dan Kegagalan Kita Memahami Hal Paling Mendasar
-
5 Pilihan Terbaik Mobil Toyota Bekas Harga Rp30 Jutaan, Irit BBM dan Tetap Ganteng
-
6 Karya Seni Aneh Koleksi Jeffrey Epstein, Dilelang dengan Harga Fantastis
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Profil Cha Jung Won, Aktris Trendsetter yang Diam-Diam Pacaran dengan Ha Jung Woo
-
Prilly Latuconsina Minta Maaf Soal 'Open to Work', Omara Esteghlal Sindir Peran Brand
-
Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Ambisi Timnas Indonesia Permalukan Jepang