SUARA CIANJUR - Keluarga Brigadir J sedang mempertimbangkan pilihan antara mekanisme restitusi atau biaya ganti rugi, sesuai dengan tawaran yang diajukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Tawaran ini muncul setelah adanya pemotongan hukuman bagi para terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Keputusan untuk memilih antara restitusi atau biaya ganti rugi merupakan langkah yang strategis dalam memastikan hak-hak korban dan keluarganya ditegakkan.
Restitusi biasanya melibatkan tindakan kompensasi yang lebih spesifik, seperti pengembalian harta atau barang yang telah dirampas atau hilang selama tindak kejahatan. Sementara biaya ganti rugi lebih bersifat kompensasi finansial atas kerugian yang diderita.
"Ya, keluarga masih mempertimbangkan tawaran tersebut. Saya selaku kuasa hukum juga sudah menjalin komunikasi dengan Edwin Partogi Pasaribu selaku Wakil Ketua LPSK," ujar Martin Lukas Simanjuntak, yang merupakan kuasa hukum keluarga Brigadir J, pada Senin (14/8/2023).
Pemotongan hukuman kepada para terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J dapat mempengaruhi pandangan keluarga korban terhadap langkah hukum yang akan diambil selanjutnya.
Keputusan ini mungkin juga melibatkan pertimbangan moral, etika, dan prinsip keadilan yang ingin diwujudkan melalui proses hukum.
Langkah-langkah hukum yang diambil oleh keluarga Brigadir J juga dapat memberikan preseden penting dalam pengembangan sistem peradilan yang lebih adil dan memperhatikan hak-hak korban tindak kejahatan di masa mendatang. (*)
Baca Juga: TERBARU! Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati karena Banding Ditolak Pengadilan
Berita Terkait
-
Kontroversi Putusan Kasasi MA Terkait Diskon Hukuman Ferdy Sambo: Publik Perlu Melaporkan Majelis Hakim ke Komisi Yudisial
-
Hidup Trisha Eungelica Berubah, Bertahan dari Ganasnya Situasi saat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Dijerat Bui
-
WOW! Trisha Eungelica Anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bikin Cuitan Ingin Tusuk Leher Sendiri Pakai Gunting
-
Berkat Doa Keluarga Mendiang Brigadir J, Bharada E Divonis Hanya 1,5 Tahun Hukuman Penjara
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet