/
Rabu, 23 Agustus 2023 | 15:12 WIB
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan (Instagram @hengkykurniawan)

SUARA CIANJUR - Bupati Bandung barat, Hengky Kurniawan mengatakan bahwa kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti memerlukan penanganan dari udara.

Menurut Hengky Kurniawan, proses pemadaman yang dilakukan oleh petugas gabungan masih belum berhasil memadamkan api.

Hengky Kurniawan juga menetapkan status tanggap darurat akibat kobaran api yang terus melalap sampah di TPA Sarimukti.

Oleh karena itu, dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait kebakaran di TPA Sarimukti.

"Saya sudah langsung telep pak Gubernur, kami sudah bicara dan kita memang tetapkan sebagai darurat bencana," kaya Hengky Kurniawan, Rabu, 23 Agustus 2023.

Untuk pemadaman dari udara, orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

"Kami minta bantuan ke pemerintah pusat perlu bom air dari atas, helikopter," ucapnya.

Petugas gabungan yang terdiri dari Damkar KBB, Damkar Cianjur, dan provinsi sampai saat ini belum berhasil memadamkan api.

"Karena Damkar KBB, provinsi, dan tetangga Cianjur sampai hari ini belum berhasil memadamkan api jadi ini perlu bantuan dari pemerintah pusat," ujarnya.

Baca Juga: Bahas Lagu 404 File Not Found, Taeyong NCT Ngaku Ingin Berhenti Jadi Idola

"Saya sudah keluarkan SK bahwa ini darurat bencana yang harus segera dibantu oleh pemerintah pusat," sambung Hengky.

Selain itu, suami dari Sonya Fatmala ini juga menyebutkan dugaan penyebab kebakaran yang telah terjadi selama lima hari.

Dari penuturannya, kebakaran itu dipicu karena puntung rokok yang ada di tumpukan sampah.

"Menurut informasi yang kami dapatkan karena puntung rokok," tutur dia.

Dia juga berharap masyarakat bisa turut mendoakan agar bencana ini bisa segera ditangani oleh pemerintah.

"Mohon doanya untuk kebakaran di TPS Sarimukti, Kecamatan Cipatat bisa segera padam," harapnya.(*)

Load More