SUARA CIANJUR - Baru-baru ini, Erick Thohir mengundang beberapa anggota Timnas Indonesia U-17, termasuk pelatih, pemain, dan ofisial, untuk menonton pertandingan Fiba World Cup.
Erick Thohir lakukan hal ini dimaksudkan sebagai momen relaksasi setelah sesi latihan, dan juga untuk memberikan pengalaman menonton event olahraga kelas dunia kepada para pemain muda.
Erick Thohir berharap bahwa pengalaman ini dapat memotivasi mereka untuk tampil gemilang di Piala Dunia U-17 yang akan datang pada bulan November.
Dalam postingan video yang diunggah oleh Erick Thohir di media sosial, ia menunjukkan momen ketika para pemain dan ofisial timnas duduk bersama menonton pertandingan Fiba World Cup di Indonesia Arena.
Ia juga menambahkan caption yang menggambarkan tujuan dari acara tersebut, yaitu meningkatkan semangat dan motivasi para pemain.
"Usai berlatih, Timnas U-17, pelatih, dan ofisial, saya ajak untuk rileks sejenak, menonton FIBA World Cup di Indonesia Arena. Semoga dengan menonton event olahraga kelas dunia seperti ini, bisa menambah motivasi mereka untuk tampil gemilang di Piala Dunia U-17 November mendatang," tulis Erick Thohir.
Reaksi warganet terhadap tindakan Erick Thohir ini bervariasi. Banyak warganet yang memberikan dukungan dan apresiasi atas upaya Erick Thohir dalam memberikan pengalaman berharga kepada para pemain muda.
Mereka melihat ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan untuk perkembangan olahraga Indonesia.
"Para Pembenci Pak Erick Thohir langsung terhening ketika melihat Perubahan di Era saat ini, Sehat selalu pak Erick Thohir, Indonesia adalah Harga diri kita yang harus di Jaga," tulis akun @praj***.
Baca Juga: Wacana Keluar dari AFF, Indonesia Dapat Sorotan Langsung Tiongkok, Apa Katanya?
Namun, tidak sedikit pula warganet yang menyampaikan pandangan berbeda. Beberapa di antaranya mengkritik keputusan Erick Thohir terkait pembentukan tim senior dan penggunaan tim U-23 dalam kompetisi AFF.
Kritik ini juga disertai harapan agar timnas senior bisa lebih fokus dalam persiapan turnamen-turnamen penting seperti FIFA matchday dan Piala Asia.
"Untuk AFF senior 2024 pakai tim u-23 aja pa, agar senior bisa fokus Pra piala dunia, FIFA matchday, dan piala asia," tulis akun @fahr***.
"Mohon maaf Pak Erick keluar dari pembahasan, mohon Indonesia lebih baik keluar dari AFF, gak guna Pak, bukan agenda resmi FIFA. Sarang mafia, harga diri Bangsa juga di injak-injak, jujur sakit hati saya rasanya melihat adik-adik kita timnas u-23 di perlakukan seperti itu di final AFF u-23. Tanpa Indonesia juga AFF ga punya nama," tulis akun @emer***.
Pentingnya dukungan dan perhatian terhadap perkembangan olahraga nasional menjadi sorotan dalam komentar warganet.
Ada yang melihat langkah ini sebagai langkah positif untuk membawa perubahan dan memotivasi para pemain muda, sementara ada pula yang menyoroti isu lebih luas terkait agenda olahraga nasional dalam kancah internasional.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus