SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyoroti publik sepak bola Indonesia yang selalu meragukan para pelatih yang menangani timnas Indonesia. Hal ini selalu menjadi kebiasaan yang tulis dihapuskan.
"Kalau di Indonesia kan selalu. Coach Shin Tae-yong pun diragukan, Coach Indra Sjafri diragukan, Coach Bima diragukan," ujar Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @tribungaruda, Kamis (5/10/2023).
Atas hal ini, Erick Thohir berharap agar publik sepak bola Indonesia memberikan kesempatan kepada para pelatih.
"Yang penting kalau ada yang meragukan jangan sampai keluar kata-kata kasar. Apalagi sampai menyerang keluarga. Nah itu kasihlah kesempatan para pelatih ini jadi manusia seutuhnya," sambung Erick Thohir.
Di sisi lain, Erick Thohir tidak menyalahkan keraguan yang datang dari publik sepak bola Indonesia. Menurutnya, hal ini merupakan wujud kepedulian terhadap timnas Indonesia.
"Ya itu bagian daripada kecintaan masyarakat sepakbola. Nah individu atau figur yang ada di sepak bolanya harus siap menahan tekanan itu. Dan memberikan hasil. Ini yang kami mau sama-sama membangun," jelas Erick Thohir.
Saat ini timnas Indonesia memiliki tiga pelatih berbeda pada setiap jenjang umurnya. Untuk timnas senior, Shin Tae Yong masih dipercaya untuk menangani timnas Indonesia. Sedangkan untuk timnas U23, Indra Sjafri dipilih untuk menangani.
Adapun, meski banyak mendapat kritikan, Bima Sakti masih dipercaya untuk menjadi pelatih timnas Indonesia U17 yang akan berlaga di Piala Dunia U17. (*)
Baca Juga: Bungkam Ditanya soal Kasus Mentan SYL, Anies Cuma Lempar Senyum dan Angkat Jempol
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen